Memahami Lebih Baik Pengertian Penjualan Langsung

Memahami Lebih Baik Pengertian Penjualan LangsungBeberapa kali mungkin Anda pernah mendengar mengenai konsep penjualan langsung. Konsep ini kerap kali dikaitkan dengan sistem usaha dalam multi level marketing atau MLM. Benarkah MLM sama dengan sistem penjualan langsung? Apakah sebenarnya pengertian penjualan langsung secara harfiah?

Untuk menjawab pertanyaan inilah kami mencoba mengulas dan memahami lebih baik sistem penjualan langsung. Sekaligus mencoba menemukan pengertian penjualan langsung yang mudah untuk dipahami.

Pengertian penjualan langsung yang pertama kali kami sadur kami sumberkan dari wikipedia. Dari sumber ensiklopedia online ini kami temukan pengertian dari sistem penjualan langsung yang berbunyi strategi untuk mempromosikan barang atau jasa yang ditujukan untuk secara langsung mempengaruhi tindakan konsumen.

Pada dasarnya, pengertian penjualan langsung adalah bentuk strategi pemasaran dimana Anda sebagai pelaku usaha akan mengerahkan tenaga  untuk menjalankan pemasaran dengan pendekatan langsung atau personal.

Pemasaran dalam konsep pengertian penjualan langsung akan mengacu pada metode yang  melakukan pendekatan persuasif terhadap konsumen dan calon konsumen.Anda akan melakukan langkah yang lebih langsung untuk mendapatkan perhatian calon konsumen secara personal. Tindakan ini akan memberi ruang untuk pemasar melakukan tindakan bujuk rayu, iming-iming dan janji yang akan menarik calon konsumen untuk menjadi konsmen Anda.

Baca juga: Tips Jitu Meningkatkan Penjualan Toko Online

Untuk lebih jelas kami akan mengutip pendapat para ahli mengenai pengertian penjualan langsung. Menurut Lynne De Weaver pemasaran langsung adalah cara melakukan bisnis dengan menempatkan penekanan besar pada para pelangan ketimbang pada pada pasar secara umum. Pihak pemasaran akan membentuk bingkai metode dalam menentukan strategi pemasaran tetapi tetap menyasar setiap target penjualan dengan dasar personal.

Ini artinya setiap penjualan dilakukan dengan pendekatan personal, disesuaikan metodenya  dengan setiap individu konsumen dan calon konsumen.  Baku dari pihak strategis hanya sebagai bingkai besar sedang langkah definitifnya bersifat berbeda untuk tiap penjualan sesuai dengan karakter, kondisi dan masalah dari tiap konsumen.

Sedang dalam pandangan lain direct marketing adalah sebuah sistem marketing dimana organisasi berkomunikasi secara langsung dengan target kustomen dengan target respon terhadap penawaran berupa ketertarikan dan kemudian berkembang menjadi transaksi.

Dalam pandangan yang diungkapkan pada salah satu regulator sistem penjualan langsung tingkat internasional yang terpusat di USA, World Federation of direct Selling Association, dikatakan bahwa langkah konkrit dari penjualan langsung berkaitan dengan sistem penjualan tatap muka atau sistem face to face.

Dengan cara ini pihak pemasar bisa dengan leluasa menerangkan setiap detail dari produk dan jasa yang ditawarkan, mengungkap setiap bagian dan membantu calon konsumen memahami produk dengan lebih baik. Membantu menangkap keraguan, menangkap ketidak pahaman serta membantu memahami manfaat poduk ataupun jasa bagi calon konsumen ini. Bahkan kadang pemasar juga akan melakukan demontrasi untuk mengungkap manfaat produk dengan lebih optimal.

Secara umum sebenarnya sama dengan pemasaran konvensional dimana pemasar bertujuan membentuk keinginan dan kebutuhan di pasar. Bagaimana pasar bisa melihat bahwa produk atau jasa tersebut adalah sesuatu yang dibutuhkan konsumen sehingga akhirnya memutuskan membeli.

Hanya saja di sini, sifat pendekatanya yang personal akan membantu konsumen melihat dengan lebih nyata. Menemukan alasan yang lebih personal kenapa mereka membutuhkan produk tersebut untuk dirinya.

Biasanya penjualan dengan konsep penjualan langsung seperti ini terfokus pada produk yang membutuhkan pendekatan lebih personal dalam penjualannya. Sebut saja bisnis dalam bidang asuransi, dimana konsumen kerap kali membutuhkan informasi mendetil sekaligus personal mengenai manfaat asuransi bagi dirinya dan keluarganya.

Dalam kasus asuransi, tiap personal konsumen akan memiliki kebutuhan dan situasi yang berbeda-beda sehingga bisa jadi membutuhkan sistem servis yang berbeda pula. Beberapa asuransi modern bahkan menyediakan sistem platform yang berbeda untuk tiap personal nasabah.

Beberapa penjualan produk juga mengadopsi sistem penjualan langsung ini dalam sebuah skema jaringan yang kemudian Anda juga biasa kenal sebagai konsep Multi Level Marketing. Konsep ini sebenarnya memiliki banyak kesamaan dengan sistem direct selling dalam proses penjualannya. Mereka juga melakukan pendekatan presentasi dan demonstrasi juga pendekatan pribadi dalam meningkatkan penjualan.

Hanya saja di sini disertakan sistem pembentukan jaringan pemasar dengan prinsip semakin besar jaringan yang terbentuk semakin besar daya cakup dalam mencapai pasar yang lebih luas. Sehingga pendapatan akan distandarkan pada dua sisi, penjualan dan pembentukan jaringan.

Inilah beberapa pandangan dan konsep yang bisa Anda mengerti dari pengertian penjualan langsung. Di era serba modern seperti sekarang, harus diakui metode pemasaran dan penjualan langsung  bukanlah satu-satunya cara efektif menjual dengan cepat dan luas. Tetapi masih patut untuk dianggap sebagai teknik pemasaran yang efektif.

sumber gambar: dailymail.co.uk

Artikel Bisnis Pilihan

Memahami Lebih Baik Pengertian Penjualan Langsung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Memahami Lebih Baik Pengertian Penjualan Langsung