Cara Memanfaatkan Desain Kemasan Produk Untuk Mendongkrak Omset Bisnis Anda

desain kemasan produkBagaimana cara memanfaatkan desain kemasan produk untuk mendongkrak omset? Pertanyaan tersebut akan saya jawab pada sub bagian terakhir dari artikel ini. Namun Anda tidak bisa langsung scroll ke bawah dan langsung membaca bagian tersebut. Karena untuk dapat memahami sub bagian tersebut Anda harus paham terlebih dahulu sub bagian sebelumnya yaitu mengenai pengertian kemasan dan fungsi-fungsi kemasan. Dengan memahami kedua hal tersebut, Anda dapat secara maksimal memanfaatkan desain kemasan untuk mendongkrak omset bisnis Anda.

Desain kemasan memiliki pengaruh yang besar terhadap kesuksesan sebuah produk. Rupanya dalam hal ini pepatah “Don’t Judge The Book By It’s Cover” tidak berlaku. Kemasan merupakan hal terluar dari sebuah produk yang terlihat oleh calon konsumen. Melalui desain kemasan produk yang apik nan cantik, Anda harus dapat membuat calon konsumen jatuh cinta, dan kemudian tergerak untuk membeli. Bagaimana caranya?

Faktanya, membuat calon konsumen jatuh cinta dan tergerak untuk membeli produk yang Anda tawarkan, tidaklah semudah yang dibayangkan. Pertama sudah pasti Anda harus dapat melihat dari sudut pandang konsumen. Karena itu segmen pasar sangat penting. Sebab memudahkan Anda dalam mempelajari keinginan dan sudut pandang konsumen yang jadi target market.

Itulah sebabnya ada desain kemasan produk yang simple, elegan, dan terkesan berkelas. Di sisi lain ada juga kemasan plastik dengan desain sederhana menampilkan hiasan dan warna yang “dangdut”. Karena kedua produk tersebut membidik segmen pasar yang berbeda. Bukan berarti desain “dangdut” lebih jelek. Tapi kita harus bisa memposisikan pada tempat yang benar dan semestinya.

Jika Anda beranggapan esensi lebih penting dari kulit luar, kemasan luar itu tidak penting, yang penting isinya. Maka Anda harus bersiap untuk tersisih dari dunia bisnis. Keduanya (isi dan kulit luar) sama pentingnya. Anda tidak bisa hanya mementingkan isi dan menafikan kulit luar. Sebaliknya, Anda juga tidak bisa mementingkan kulit luar dan menafikan isi. Desain kemasan bagus, tapi tidak ditunjang dengan produk bagus, konsumen juga bakal meninggalkan Anda.

Sebelum lebih jauh membahas fungsi desain kemasan produk untuk mendongkrak penjualan, mari kita tinjau terlebih dahulu pengertian kemasan dan fungsi kemasan. Sehingga kita bisa berangkat dari satu titik yang sama. Dan nantinya kita bisa peruncing fungsi kemasan tersebut untuk mendongkrak omset bisnis Anda.

Pengertian Kemasan

Kemasan atau packaging merupakan bungkus terluar dari suatu produk. Secara sederhana pengertian kemasan bisa juga diidentikkan sebagai pembungkus. Fungsi utamamnya adalah untuk melindungi dan memudahkan untuk membawa.

Namun dalam perkembangannya desain kemasan produk tidak hanya sekedar pembungkus, tapi juga alat komunikasi, dan alat yang dapat Anda manfaatkan untuk mendongkrak omset bisnis. Ingat, kesan pertama adalah apa yang terlihat pertama. Dan yang pertama dilihat oleh calon konsumen dari produk Anda adalah kemasan.

Yuk kita kuliti lebih dalam lagi apa saja fungsi-fungsi kemasan! Agar Anda dapat memanfaatkan semua fungsi secara maksimal untuk meningkatkan penjualan.

Fungsi Kemasan

Berikut ini fungsi-fungsi kemasan yang dapat Anda manfaatkan untuk mendongkrak omset bisnis Anda:

1. Memudahkan Membawa

Coba Anda bayangkan membawa satu kilogram Bakpia Patuk tanpa bungkus?! Betapa repotnya, penuh tangan kita dibuatnya, bahkan tidak muat kedua tangan kita. Selain itu bakpia juga bakal belepotan keringat yang keluar dari telapak tangan kita.

Kemasan produk memudahkan kita dalam membawa Bakpia Patuk dan atau produk lain.

2. Melindungi Produk

Masih berkaitan dengan Bakpia Patuk tanpa kemasan. Bakpia akan mudah rusak, kena gesekan kulitnya mengelupas, atau jika lebih keras bisa menyebabkan bakpia pecah, hancur, remuk redam. Pada pembahasan nomor satu tadi bakpia juga belepotan keringat. Dari Bakpia Patuk yang manis rasanya akan berubah jadi asem dari keringat tangan si pembawa… hehe…

Kemasan berfungsi melindungi produk agar tidak mudah rusak.

3. Meningkatkan Daya Tahan

Pernah makan gudeg? Makanan khas Jogja yang lezat ini sifatnya sama seperti makanan basah lainnya, yaitu tidak tahan lama. Tapi sekarang sudah ada gudeg kaleng yang tahan lama. Gudeg dalam kemasan kaleng mampu bertahan hingga satu tahun tanpa bahan pengawet. Apa yang membuatnya tahan lama? Kemasan dan cara mengemasnya.

Kemasan dapat meningkatkan daya tahan produk. Sebagaimana dalam contoh, gudeg dari yang awalnya dalam 24 jam bisa basi, namun dengan kemasan yang baik dapat bertahan hingga satu tahun.

4. Membedakan Dengan Produk Lain

Anda pasti pernah ke supermarket! Di sana berderet rapi ratusan jenis produk, bahkan mungkin bisa mencapai seribu lebih. Tapi Anda bisa membedakan dengan mudak mana yang pasta gigi, mana yang kecap. Bahkan pasta gigi merk A dengan merk B bisa dengan mudah dikenali. Itu karena mereka memiliki desain kemasan produk yang berbeda-beda.

Coba bayangkan kalau kemasan semua produk yang ada di supermarket itu memiliki desain yang sama dan seragam. Anda pasti tidak bisa membedakan mana yang pasta gigi, mana yang kecap.

Desain kemasan membedakan produk Anda dengan produk lain.

5. Media Komunikasi

Obat-obatan merupakan salah satu produk yang riskan dan sensitif, dalam artian harus diminum sesuai kegunaan dan sesuai takaran. Jika diminum secara sembarangan dapat berakibat buruk. Karena itu petunjuk penggunaan selalu dicantumkan di kemasan produk, agar calon konsumen mendapatkan informasi detai terkait dengan obat tersebut.

Tidak hanya produk obat-obatan dengan dosis takaran konsumsi. Produk lain mencantumkan dalam kemasannya cara pemakaian, cara memasak, cara perawatan, dan berbagai informasi yang harus dikomunikasikan dengan konsumen terkait dengan produk yang ada dalamnya.

Desain kemasan produk bisa Anda manfaatkan sebagai media komunikasi agar calon konsumen mendapatkan informasi lebih detail terkait dengan produk yang akan dibelinya.

6. Memberi Nilai Praktis

Jaman serba praktis. Semua orang suka yang praktis. Minum kopi tidak perlu repot buka wadah kopi, ambil kopi 2 sendok teh atau sesuai takaran, kemudian buka wadah gula, ambil gula dua sendok teh atau sesuai takaran… Terlalu ribet… Yang praktis, tinggal sobek sachet, kopi dan gula sudah sesuai takaran, tinggal masukin gelas dan seduh… Praktis!

Tidak hanya kopi, banyak produk lain yang memberikan nilai praktis dalam desain kemasannya. Ada shampo, kecap, bumbu masak, susu kental manis, dan lain-lain.

Kemasan produk dapat memberikan berbagai nilai praktis yang dibutuhkan oleh konsumen.

7. Menarik Minat Beli

Kenapa cewek berdandan? Karena ingin tampil cantik untuk menarik hati kaum Adam. Demikian juga kemasan yang cantik dapat menarik minat beli calon konsumen. Desain kemasan yang asal-asalan, jangankan dibeli, produknya dilirik saja tidak.

Desain kemasan produk dapat dimanfaatkan untuk menarik minat beli calon konsumen.

8. Meningkatkan Harga Jual

Pernah makan keripik singkong? Secara umum singkong dijual dalam kemasan plastik transparan yang “disegel” dengan dipanaskan di api lilin, dan dijual di pasar tradisional atau kios pinggir jalan. Tapi setelah dikemas dengan apik (dapat Anda jumpai di minimarket, yaitu Qitela), keripik singkong jadi naik kelas. Dan harga jualnya pun jadi lebih mahal.

Tak diragukan lagi, desain kemasan produk dapat meningkatkan harga jual.

Cara Memanfaatkan Desain Kemasan Produk Untuk Mendongkrak Omset

Menilik dari pengertian dan fungsi-fungsi kemasan yang sudah diuraikan di sub bab sebelumnya, maka Anda pasti sudah punya gambaran cara memanfaatkan desain kemasan untuk meningkatkan penjualan produk Anda.

Berikut ini langkah-langkah dalam rangka memanfaatkan desain kemasan produk untuk mendongrak omset bisnis Anda:

  1. Sesuaikan Dengan Karakter Produk. Ingat fungsi utama kemasan, yaitu untuk memudahkan (dalam membawa), melindungi produk yang ada di dalamnya, termasuk melindungi dari kerusakan (meningkatkan daya tahan). Desain kemasan produk harus sesuai dengan karakter produk dan sesuai dengan fungsi utamanya.
  2. Sesuaikan Dengan Target Market. Target market harus Anda tentukan dari awal memulai bisnis. Seperti tadi sudah sempat disinggung mengenai desain “dangdut”. Jika target market Anda adalah golongan menengah ke atas, maka desain produk harus terlihat elegan. Desain yang cantik menurut Anda, belum tentu cantik menurut calon konsumen. Sesuaikan desainnya dengan target market.
  3. Cantumkan Keunggulan Produk Pada Kemasan. Berkaitan dengan fungsi kemasan sebagai media komunikasi, maka Anda harus memanfaatkannya untuk mengkomunikasikan keunggulan produk Anda kepada calon konsumen.
  4. Berani Tampil Beda. Ingat! Tampil beda dalam artian yang positif yaa… Bukan tampil beda yang nyleneh. Secara nyata dan menonjol, desain kemasan produk harus berbeda dengan kompetitor. Hal ini akan membuat produk Anda lebih eye catching.
  5. Tampilkan Gambar atau Tulisan Yang Menarik Minat Beli. Masih berkaitan dengan fungsi kemasan sebagai media komunikasi. Tampilkan gambar atau tulisan yang mampu menarik minat beli calon konsumen.
  6. Tambahkan Nilai Lebih. Nilai lebih bisa dari segi nilai praktis, sehingga dengan desain tersebut produk Anda menjadi lebih praktis. Atau nilai lebih dari sisi double function, misalnya kemasan susu anak yang setelah susu habis bisa dimanfaatkan juga sebagai mainan.
  7. Call To Action. Ini yang sering terlupakan. Desain kemasan sudah bagus tapi pembelian tidak meningkat. Karena pada kemasan tidak dicantumkan ajakan untuk membeli. Anda harus memberi perintah secara langsung pada konsumen agar melakukan pembelian. Beli Sekarang! Lebih lanjut mengenai call to action silakan klik disini info selengkapnya.

Nah, itu tadi sahabat PoBis, 7 cara yang dapat Anda tempuh dalam rangka memanfaatkan desain kemasan produk untuk mendongrak omset bisnis Anda.

sumber gambar desain kemasan produk: creohouse.co.id

Artikel Bisnis Pilihan

Cara Memanfaatkan Desain Kemasan Produk Untuk Mendongkrak Omset Bisnis Anda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Cara Memanfaatkan Desain Kemasan Produk Untuk Mendongkrak Omset Bisnis Anda