7 Cara Pemasaran Ikan Lele Dengan Jitu

Cara Pemasaran Ikan Lele Dengan JituHarus diakui berbisnis lele memang termasuk jenis bisnis yang menguntungkan dan potensial untuk dijalankan. Usaha ini tergolong jenis usaha perikanan yang mudah dijalankan mengingat ikan lele termasuk ikan yang tidak rewel dan mudah untuk dirawat serta dibiarkan. Ikan lele juga tergolong pemakan segala jadi tidak sulit untuk masalah pakan.

Kalaupun ada kesulitan, biasanya adalah cara pemasaran ikan lele. Pada usaha skala rumahan memang cenderung tidak sulit menjual ikan lele hasil panen. Kadang tanpa perlu repot dengan pemasaran, Anda sudah bisa menjualnya cukup dengan memasang plang “jual lele segar” tepat di depan rumah.

Tetapi tidak sesederhana itu kalau Anda menjalankan bisnis lele skala besar. Banyaknya produksi lele yang Anda hasilkan dan kadang dalam ukuran yang bervariasi membuat Anda harus cukup seksama memperhatikan aspek pemasaran. Namun jika Anda sudah membaca Strategi Pemasaran yang pernah publish di Pojok Bisnis, tentu Anda tidak akan mengalami kesulitan. Jika belum membaca, silakan KLIK DISINI, agar Anda tidak terjebak dalam permasalahan pemasaran yang sangat penting bagi usaha Anda.

Lalu bagaimana cara pemasaran ikan lele yang sekiranya akan efektif memaksimalkan penjualan ikan? Berikut ini beberapa tips yang bisa Anda jajal untuk usaha lele yang Anda kembangkan.

1. Penawaran ke penjaja pecel lele
Rasanya memang ini cara paling cepat Anda temukan dalam benak Anda ketika Anda merencanakan cara pemasaran ikan lele yang Anda panen. Tidak ada satu kotapun, terutama id pulau Jawa yang luput dari jajaran penjual pecel lele. Seolah pecel lele ini sajian rakyat seribu umat yang selalu digemari di segala kawasan dan segala kalangan. Di sini Anda bisa menawarkan jalinan kerjasama untuk suplai lele bagi usaha-usaha ini. Untuk itu, penting bagi Anda membagi kolam sedemikian rupa sehingga Anda bisa memastikan ada kesinambungan panen untuk memenuhi permintaan ini.

2. Penawaran sebagai supplier pasar
Lele tidak hanya banyak dijual sebagai sajian kaki lima, tetapi juga termasuk sajian yang banyak digemari rumah tangga. Ikan dengan rasa gurih, murah meriah dan mengandung nutrisi tinggi ini memang termasuk jenis ikan dengan permintaan tertinggi di pasar. Anda bisa menawarkan diri sebagai supplier bagi pedagang di pasar. Kadang untuk upaya pemasaran satu ini, Anda harus sedikit bersiasat untuk mengalahkan supplier lama, atau setidaknya bisa mendapat bagian dari permintaan yang ada di pasar.

3. Temukan produsen makanan berbahan lele
Belakangan ini mulai banyak pelaku usaha menjalankan bisnis makanan dengan bahan baku lele. Mulai dari bisnis produksi abon lele, kerupuk kulit lele, dendeng lele sampai siomay lele dan nugget lele. Temukan produsen-produsen ini dan tawarkan jalinan kerjasama dengan mereka. Bagi para pelaku usaha ini, kesinambungan suplai bahan baku juga sangat penting untuk perkembangan usaha mereka. Bekerja sama dengan produsen makanan olahan berbahan lele merupakan salah satu cara pemasaran ikan lele.

4. Bekerjasama dengan pengepul
Cara paling praktis dalam memasarkan ikan lele hasil panen adalah dengan menjalin kerjasama dengan pengepul. Biasanya banyak cara untuk bisa bertemu dengan pengepul, kadang mereka sendiri yang menghampiri Anda begitu melihat Anda menjalankan bisnis kolam lele. Perhatikan penawaran harga yang mereka lemparkan, bila perlu temukan beberapa tawaran pengepul supaya Anda bisa menemukan harga terbaik untuk lele yang Anda panen.

5. Olah sendiri
Bagian tersulit dari cara pemasaran ikan lele adalah pemasaran ikan lele yang beratnya sudah berlebihan. Tidak sulit menjual lele ukuran kisaran 125 gram, tetapi kalau sudah lebih berat dari itu kadang pemilik usaha perikanan akan kesulitan untuk menjualnya. Kalau di sekitar Anda sulit menemukan produsen makanan olahan dari ikan lele yang bisa menampung ikan lele ukuran besar, kenapa Anda tidak membangun sendiri usaha pengolahan lele menjadi aneka hidangan sesuai kemampuan Anda seperti nugget lele, kerupuk lele, kerupuk kulit lele, abon lele dan lain sebagainya. Pasarkan melalui pasar terdekat atau via online untuk mempercepat penjualan.

6. Kerjasama dengan restoran
Selain menjalin kerjasama dengan usaha kaki lima Anda juga bisa mengembangkan pasar ikan lele hasil panen Anda ke pasar lebih elit dengan menyentuh pasar restoran. Ada banyak restoran yang mengolah lele sebagai salah satu sajian andalan mereka. Biasanya untuk masuk pasar ini, tuntutan mereka cukup tinggi soal kualitas dan ukuran, tetapi beberapa siap membayar lebih layak untuk tiap kilo lele anda.

7. Kerjasama dengan supermarket
Sebagaimana kami sampaikan pasar lele ini sangat luas dan digemari segala kalangan. Jadi tak aneh kalau ikan lele juga tersedia di pasar supermarket. Tentu dengan ketentuan yang lebih ketat, dengan cara pemasaran ikan lele ini Anda bisa mendapatkan harga lebih baik dan menguntungkan.

Jadi tak perlu ragu lagi kan menemukan pasar untuk ikan lele yang Anda panen? Ada banyak cara pemasaran ikan lele yang sangat bervariasi sesuai dengan gaya Anda.

sumber gambar: anugerahpokdakan.wordpress.com

Artikel Bisnis Pilihan

7 Cara Pemasaran Ikan Lele Dengan Jitu

9 COMMENTS

  1. Assallamu allaikum wr.wb bpk/ ibu sya mau menawarkan hasil panen lele bsa rutin langsung dari petani minat bsa hub WA , 081318918090 LOKS CURUG – TANGERANG

  2. Saya ian dari lampung saya baru blajar berbisnis lele yang ada chenel di lampung untuk mengambil hasil panen saya silahkan hub.085268652551 mohon kerja samanya

  3. Assalamualaikum Pak, saya mau info tentang pengepul ikan lele partai besar daerah Sleman, Yogyakarta khususnya (Minggir, Moyudan, Godean, dan sekitarnya) Terimakasih Pak, Wassalam.

  4. Saya David, agen lele konsumsi di depok, menerima hasil panen ukuran 6-7-8 per kg, minimal 500 kg sekali angkut. Hasil panen saya yg ambil ke lokasi se- Jabodetabek. Hubungi 0813 2824 3210.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

7 Cara Pemasaran Ikan Lele Dengan Jitu