Strategi Pemasaran Dan Analisa Usaha Bakso (Bag.2)

Sahabat PoBis,tentunya Anda sudah membaca artikel saya sebelumnya tentang peluang usaha bakso yang berjudul Menggoyang Lidah Dengan Peluang Usaha Bakso. Jika belum, baca dulu yaa… Silakan search di web ini 🙂

Kalau Anda sudah membaca artikel tersebut, Anda pasti sudah paham bahwa bakso selalu memiliki propsek bisnis yang menggiurkan yang tak lekang dimakan jaman. Namun demikian prospek bisnis yang bagus tersebut tetap harus didukung oleh strategi pemasaran yang tepat. Selain itu Anda juga tetap harus melakukan analisa usaha bakso yang akan Anda jalani. Nah, artikel ini akan membahas kedua hal tersebut.

Strategi Pemasaran Dan Analisa Usaha Bakso

Strategi Bisnis Dan Strategi Pemasaran Usaha Bakso

Kunci pertama dalam usaha bakso adalah tempat atau lokasi usaha yang cocok. Bagaimana menentukan lokasi yang cocok untuk sebuah usaha bakso? Pilihlah tempat yang banyak dikunjungi orang seperti pasar, sekolah, perkantoran, terminal, supermarket, pusat perbelanjaan. Keunggulan memilih lokasi yang banyak dikunjungi orang adalah Anda tidak perlu susah payah mencari pelanggan, karena sebagian besar pembeli akan datang sendiri. Jika rasa bakso enak, mereka akan kembali lagi dan tak segan mereferensikan bakso Anda kepada orang lain.

Biasanya orang akan membeli bakso pada pedagang langganannya yang sudah teruji kualitas dan rasanya cocok di lidah. Untuk mengatasi kendala ini tentu saja Anda harus mnyiapkan resep handal yang mampu menakhlukkan lidah konsumen, dimana sekali makan akan membuat ketagihan.

Strategi selanjutnya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan penjualan usaha bakso Anda adalah dengan memberi kenyamanan tempat, pelayanan yang paripurna. Tempat yang nyaman ini akan membuat pengunjung betah, dan pelayan yang baik akan membuat mereka nyaman. Jika kedua hal itu sudah dirasakan, konsumen tidak akan segan untuk kembali lagi ke warung bakso Anda.

Hal berikut yang sudah pasti harus Anda lakukan adalah melakukan promosi. Promosi dapat dilakukan dengan memasang spanduk atau neonbox di tempat usaha. Sebaiknya neon box atau spanduk terlihat dengan jelas dan eye cathcing, sehingga dapat menimbulkan ketertarikan konsumen untuk datang berkunjung ke kedai/warung bakso Anda.

Pada awal usaha, tidak ada salahnya jika Anda menyebarkan brosur. Sebarkan brosur pada area sekitar tempat Anda berjualan. Hal ini penting dilakukan untuk mengenalkan usaha Anda dan menarik konsumen untuk mau datang berkunjung. Jika mereka sudah merasakan kelezatan bakso, kenyamanan tempat dan pelayanan, maka Anda dapat merubahnya menjadi konsumen loyal yang akan ikut mempromosikan usaha Anda dengan mereferensikan usaha bakso Anda ke orang lain, inilah yang disebut marketing “word of mouth”.

Lalu bagaimana dengan strategi harga? Jangan lupa, penetapan harga menjadi bagian penting dalam setiap jenis bisnis. Dalam usaha bakso Anda dapat menentukan harga dengan kemampuan atau daya beli konsumen di sekitar lokasi tempat Anda jualan. Tentukan harga berdasar pangsa pasar yang Anda bidik. Harga bakso saat ini berada di kisaran Rp 8 ribu – Rp 15 ribu per porsi. Harga bakso keliling tentunya lebih murah dibanding dengan bakso gerai tetap.

Sekedar informasi bagi Sahabat PoBis yang hendak memulai usaha bakso, usaha bakso rentan terkena isu. Antara lain kenaikan harga daging, menggunakan daging hewan yang tidak halal, hingga penggunaan borax dan formalin. Isu-isu seperti itu sudah pasti dapat menurunkan omset.

Antisipasi isu pada bisnis bakso dapat dilakukan dengan memberikan informasi kepada konsumen. Biasanya informasi ini berupa tulisan yang ditempel di tempat usaha, berisi keterangan mengenai kualitas bakso yang dijual.

Jika usaha Anda pernah dikunjungi public figur atau selebritis, maka dokumentasikan. Hal ini sangat penting sebagai testimony ke konsumen, sehingga dapat menumbuhkan kepercayaan di hati konsumen dan membuat mereka semakin yakin akan kualitas bakso Anda.

Analisa Usaha Bakso

Berikut ini kami sampaikan analisa usaha bakso secara detail. Mungkin harga yang tercantum di sini berbeda, karena beda daerah beda harga. Harga-harga yang tertulis di sini merupakan harga saat artikel ini ditulis.

  • Investasi Modal
    Gerobak atau etalase
    Peralatan masak
    Meja dan Kursi
    Peralatan makan
    Lain-lain
    TOTAL MODAL
    Rp 2.000.000,-
    Rp 1.000.000,-
    Rp 500.000,-
    Rp 250.000,-
    Rp 250.000,-
    Rp 4.000.000,-
  • Operasional Per Bulan
    Biaya Tetap

    Penyusutan gerobak atau etalase 1/36 x Rp 2.000.000,-
    Penyusutan peralatan masak 1/36 x Rp 1.000.000,-
    penyusutan meja dan Kursi 1/24 x Rp 500.000,-
    Penyusutan peralatan makan 1/12 x Rp 250.000,-
    Penyusutan lain-lain 1/12 x Rp 250.000,-
    Sewa tempat (per bulan)
    Upah karyawan 1 orang
    Total Biaya Tetap
    Rp 55.560,-
    Rp 27.780,-
    Rp 20.840,-
    Rp 20.840,-
    Rp 20.840,-
    Rp 500.000,-
    Rp 1.250.000,-
    Rp 1.900.000,-

    Biaya Variabel

    Daging sapi (3 kg x Rp 100.000 x30 hari)
    Tepung tapioca (0,75 kg x Rp 10.000 x 30 hari)
    Bumbu dan sayuran (Rp 30.000 x 30 hari)
    Mie (3 kg x Rp 5.000 x 30 hari)
    Gas ukuran 3 kg (Rp 19.000 x 3 tabung x 30 hari)
    Total Biaya Variabel
    Rp 9.000.000,-
    Rp 225.000,-
    Rp 900.000,-
    Rp 450.000,-
    Rp 1.710.000,-
    Rp 12.285.000,-

    TOTAL BIAYA OPERASIONAL Rp 14.185.000,-

  • Penerimaan/Omset Per Bulan
    Penjualan bakso 60 porsi x Rp 10.000 x 30 hari Rp 18.000.000,-
  • Keuntungan Per Bulan
    Keuntungan = Total Penerimaan – Total Biaya Operasional
    = Rp 18.000.000 – Rp 14.185.000,-
    = Rp 3.815.000,-
  • Revenue Cost Ratio (R/C)
    R/C = Total Penerimaan : Total Biaya Operasional
    = Rp 18.000.000 : Rp 14.185.000
    = 1,27
  • Pay Back Period
    Pay Back Period = (Total Biaya Investasi : Keuntungan) x 1 bulan
    = (Rp 4.000.000 : Rp 3.815.000) x 1 bulan
    = 1,05 bulan
    atau setara dengan 32 hari

Analisa usaha bakso yang saya sampaikan di atas merupakan gambaran saja. Bisa jadi akan berbeda dengan hasil analisa yang Anda lakukan.

sumber gambar: likethisya.com

Artikel Bisnis Pilihan

Strategi Pemasaran Dan Analisa Usaha Bakso (Bag.2)

Strategi Pemasaran Dan Analisa Usaha Bakso (Bag.2)