Tips Rekrutmen Karyawan Yang Harus Anda Punyai

Tips Rekrutmen Karyawan Yang Harus Anda PunyaiProses rekrutmen karyawan tidak bisa Anda abaikan begitu saja, karena karyawan yang Anda rekrut tersebut akan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Di awal usaha boleh saja Anda merasa seluruh aspek dari usaha Anda bisa Anda kelola secara personal. Tetapi dalam batas tertentu, aktivitas usaha Anda akan berkembang dan semakin kompleks. Di saat inilah penting untuk Anda melakukan proses seleksi karyawan. Dan pada kesempatan kali ini kami akan mencoba mengulas mengenai salah satu aspek atau tips rekrutmen karyawan, yakni menyusun deskripsi kerja.

Apa sebenarnya deskripsi kerja? Deskripsi kerja adalah gambaran akan tugas dan kewajiban karyawan dalam perusahaan. Apa saja yang harus mereka rampungkan tiap harinya, target bulanan mereka dan titik pencapaian yang perlu mereka dapatkan di akhir periode.

Di sini juga perlu Anda sertakan, apa yang akan mereka dapatkan dengan pekerjaan mereka, apa yang Anda bisa janjikan dengan pencapaian yang berhasil mereka dapatkan dan apa hukuman yang akan mereka dapatkan ketika mereka gagal atau melanggar peraturan perusahaan. Deskripsi kerja kadang disamakan dengan perjanjian kerja. Karena secara umum memang berisi tentang kewajiban dan hak dari karyawan dan Anda selaku pengguna tenaga mereka.

Sayangnya banyak perusahaan yang memilih mengabaikan urusan penyusunan deskripsi kerja di awal ketika mereka melakukan rekrutmen karyawan. Sehingga setiap karyawan hanya akan mendapatkan gambaran pekerjaan mereka secara lisan dan garis besar, tanpa benar-benar memahami titik pencapaian yang Anda harapkan dan batasan yang perlu mereka patuhi.

Padahal ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dengan menyusun deskripsi kerja sebagai bagian dari tips rekrutmen karyawan yang sukses. Dan untuk itu kami akan bagikan beberapa alasan mendasar sekaligus manfaat kenapa penyusunan deskripsi kerja menjadi salah satu bagian penting tips rekrutmen karyawan.

7 Tips Rekrutmen Karyawan Yang Harus Anda Punyai

  1. Memastikan peran karyawan dalam perusahaan
    Dengan memahami dengan baik apa saja tugas, kewajiban dan hak mereka, karyawan juga akan memahami apa peran mereka bagi perusahaan. Ketika seorang karyawan memahami bahwa mereka memiliki peran bagi perusahaan, mereka akan merasa menjadi lebih penting dan bekerja lebih efektif.
    Di sisi lain perusahaan akan memahami dengan baik peran karyawan karena tugas mereka sudah diterjemahkan secara tertulis. Anda akan mengetahui apakah karyawan Anda memang memberi andil dalam keberhasilan usaha Anda dan akan menjadi bahan pertimbanganselayak apa Anda seharusnya menunjukan balas jasa Anda.
  2. Menunjukan harapan dan target
    Karyawan yang sudah mengantungi deskripsi kerja akan memahami apa saja tugas mereka. Tak hanya itu seharusnya mereka jadi mengetahui apa yang perusahaan harapkan dari mereka dalam merampungkan tugas mereka. Deskripsi akan menjadi parameter titik keberhasilan dan kegagalan mereka, sekaligus menjadi titik target mereka sehingga dapat bekerja dengan lebih fokus dan efektif.
  3. Sebagai acuan penentuan kualifikasi
    Setiap posisi karyawan, sebenarnya membutuhkan kualifikasi tertentu. Dengan deskripsi kerja Anda bisa mendaftar apa saja pekerjaan dan target yang harus mereka lakukan dan dari sana Anda akan mendapat gambaran personal yang seperti apa yang sekiranya akan mampu menjalankan pekerjaan dan mencapai target tersebut.
    Gambaran dalam deksripsi kerja ini akan memudahkan Anda dalam merumuskan metode rekrutmen, memberikan sistem pengetesan, wawancara dan penentuan keputusan dalam menjatuhkan pilihan.
  4. Sebagai dasar batasan hubungan kerja
    Ada hal-hal yang perlu Anda atur diluar aspek tugas dan target, seperti hal-hal terkait batasan hubungan antara perusahaan dan karyawan. Termasuk hal-hal terkait ketentuan kerja seperti jam kerja, sistem lembur, sistem koordinasi, ruang lingkup, batasan wilayah dan sebagainya. Semua hal tersebut juga harus Anda perhatikan dalam proses rekrutmen karyawan.
  5. Untuk dasar evaluasi
    Bagi perusahaan deskripsi kerja jelas akan menjadi acuan dasar apakah pekerjaan karyawan mereka sudah memenuhi harapan. Mereka bisa membandingkan hasil kerja mereka secara aktual dengan target-target yang sudah tercantum dalam deskripsi kerja dan menjadikannya dasar evaluasi.
  6. Penentuan bonus, hadiah dan hukuman
    Setelah evaluasi jelas Anda akan memberikan imbalan untuk setiap hasil yang dicapai. Biasanya di akhir periode Anda akan memberikan imbalan bonus atau hadiah kepada karyawan dengan pekerjaan terbaik, hasil kerja paling optimal dan memuaskan dengan pencapaian yang paling sesuai dengan target Anda.
    Selain pemberian bonus, kadang dari hasil evaluasi ini Anda juga bisa memberikan hukuman, sampai pada hal terkait kenaikan jabatan, pemutusan hubungan kerja, penutupan kontrak dan lain sebagainya.
  7. Menjadi tonggak untuk keharmonisan hubungan
    Ketika deskripsi kerja disepakati, artinya pihak karyawan sudah memahami dan menerima setiap poin dalam deksripisi kerja. Artinya pula mereka setuju menjalankan pekerjaan sesuai dengan ketentuan yang telah Anda susun. Seharusnya dengan kesepakatan ini kedua pihak bisa bekerja dengan harmonis dengan meminimalisir konflik di antara kedua pihak.

Ada banyak manfaat dalam menyusun deskripsi kerja sebagai bagian penting tips rekrutmen karyawan. Jadi kenapa Anda harus melewatkan dan mengabaikannya?

sumber gambar: talenetic.com

Artikel Bisnis Pilihan

Tips Rekrutmen Karyawan Yang Harus Anda Punyai

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Tips Rekrutmen Karyawan Yang Harus Anda Punyai