Tips Sederhana Pengelolaan Arus Kas Untuk Perusahaan Kecil

Tips Pengelolaan Arus Kas ketahui perkembangan akun AndaPengelolaan arus kas bukan hanya soal profit, tapi juga soal kelangsungan jangka panjang usaha Anda. Pada kesempatan sebelumnya, kami sempat mengulas mengenai bagaimana seharusnya cashflow atau aliran arus kas menjadi perhatian Anda. Dalam artikel berjudul Tips Manajemen Keuangan, Soal Cashflow Dan Profit tersebut, saya memberika 4 tips ampuh dalam mengelola keuangan usaha.

Dana tunai adalah darah dalam kehidupan usaha Anda. Dan karenanya Anda memerlukan dana tunai atau pemasukan untuk menjalankan usaha. Anda dapat membacanya di artikel Pentingnya Arus Kas Dalam Manajemen Keuangan Perusahaan. Dalam artikel tersebut saya juga memberikan tips untuk menjaga kesehatan keuangan usaha Anda.

Sebagaimana kami sempat jelaskan Anda perlu melakukan pengelolaan arus kas untuk perusahaan Anda untuk bisa memastikan operasi usaha berjalan. Hanya saja kebanyakan dari Anda mungkin tidak memiliki cukup gambaran, bagaimana sebuah pengelolaan arus kas dijalankan. Apa langkah nyata yang perlu Anda siapkan untuk memulainya.

Sebenarnya pengelolaan arus kas ini hal yang sederhana. Hanya saja saking terlalu sederhana sehingga, seringkali tidak tidak menjadi perhatian utama, dan terlewatkan. Intinya arus kas adalah pada pengelolaan uang masuk dan uang keluar, itu saja. Tapi seringkali pelaku usaha sibuk dengan produk, ada juga yang sibuk dengan pemasaran, sehingga tidak memperhatikan laju arus kas.

Berikut ini adalah 5 tips dalam menjalankan sistem pengelolaan arus kas untuk perusahaan kecil Anda. Dengan gambaran ini Anda akan lebih baik dalam memulai sebuah sistem arus kas dan mengetahui bagaimana merencanakan keuangan perusahaan Anda di masa depan.

Baca juga: Menjawab Beragam Mitos Akuntansi Untuk Perusahaan Kecil

Tips Sederhana Pengelolaan Arus Kas Untuk Perusahaan Kecil

  1. Rencanakan pembiayaan mayor

Tips Pengelolaan Arus Kas Rencanakan pembiayaan mayor

sumber gambar: mediandesigns.com

Pahami dulu diawal, apa itu pembiayaan mayor, yakni kelompok biaya dalam nilai besar yang juga akan mempengaruhi aktivitas usaha Anda secara general. Dengan gambaran ini Anda bisa menyiapkan cukup pemasukan untuk menyokong rencana pengeluaran yang sudah Anda prediksi sebelumnya.

Caranya sederhana, buat sistem software Anda diatur dalam jangka 3 – 5 tahunan, tentukan musim-musim apa saja sekiranya dalam tiap tahun Anda akan mengalami lonjakan permintaan serta kapan Anda perkirakan akan memerlukan penggantia peralatan secara besar-besaran.

Perencanaan ini akan membantu Anda mempersiapkan diri lebih matang menghadapi peluang-peluang besar yang masuk, mempersiapkan pengeluaran besar dan merencanakan pengelolaan pemasukan Anda. Bisa jadi bahkan Anda bisa meminimalisir hutang.

Baca juga: 6 Tips Keuangan Penting Untuk Anda Yang Sedang Memulai Bisnis

  1. Telusuri biaya Anda

Tips Pengelolaan Arus Kas Menelusuri Biaya

sumber gambar: scotsmanguide.com

Lakukan penelusuran akan biaya-biaya yang selalu Anda keluarkan di masa lalu, baik itu yang rutin maupun yang terjadi sewaktu-waktu. Bagi setiap biaya ini dalam kelompok biaya rutin dan biaya non rutin dan buat gambaran secara garis besar, berapa biaya rata-rata Anda dalam tiap periode. Dengan pengelolaan arus kas seperti ini Anda akan tahu biaya-biaya yang mungkin dapat diminimalisir oleh perusahaan Anda.

Ini akan membantu Anda mempersiapkan pemasukan yang cukup untuk dapat menutupi seluruh kebutuhan biaya ini. Kadang kala pengeluaran setiap periode tak selalu sama, karena selain pengeluaran rutin, ada pengeluaran non rutin yang jumlahnya jelas bisa berbeda. Anda juga perlu mengantisipasi kemungkinan semacam ini dalam perencanaan arus kas periodik perusahaan Anda.

Baca juga: Menghitung Harga Pokok Penjualan Dengan Akuntansi Biaya

  1. Tetap ketahui perkembangan akun Anda

Tips Pengelolaan Arus Kas ketahui perkembangan akun Anda

sumber gambar: tribunnews.com

Anda sudah menentukan di awal berapa target pemasukan yang perlu Anda dapatkan dalam satu periode untuk dapat memenuhi kebutuhan perusahaan. Tetapi Anda tetap harus selalu memastikan pemasukan yang terjadi memang sudah sesuai dengan target Anda, demikian pula dengan pengeluaran Anda.

Anda bisa segera mengambil langkah ketika Anda rasa pemasukan tidak akan berjalan sesuai rencana demikian pula pengeluaran. Anda juga bisa segera menelusuri masalah ketika catatan tidak sesuai dengan data dalam akun bank Anda.

Kini beberapa software akuntansi modern online sudah bisa membantu Anda dalam mengelola bahkan juga mengintip data dalam akun bank Anda. Ini membantu Anda lebih mudah mengawasi perkembangan arus kas meski hanya bermodal smartphone di tangan.

Baca juga: Contoh Tabel Penjualan Dengan Software Excel

  1. Persiapkan dana untuk pengeluaran beresiko Anda

Tips Pengelolaan Arus Kas dana untuk pengeluaran beresiko

sumber gambar: dompetsehat.com

Beberapa pengeluaran bersifat wajib dan bila Anda abaikan bisa menyisakan resiko, sebut saja seperti pajak atau tagihan bank. Anda bisa dirugikan dengan deretan denda ketika lupa dengan pajak bagi perusahaan Anda. Pengelolaan arus kas harus memperhatikan juga pengeluaran akibat resiko tersebut, yang sebaiknya dihindari. Lindungi uang Anda! Jangan sampai terlambat untuk melakukan pembayaran sehingga menyebabkan perusahaan terkena denda.

Karenanya sebaiknya siapkan dana terpisah khusus untuk alokasi biaya sejenis ini. Seharusnya memang Anda tak akan lupa, tetapi kadang kala ketika aktivitas perusahaan sedang demikian “hectic” Anda bisa saja lupa membayarnya bahkan tidak mencantumkannya dalam alokasi biaya. Akan lebih aman bila memang sudah Anda siapkan sejak awal kan?

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan Keluarga Dan Usaha Bagi Wanita Pengusaha

  1. Selalu telusuri tagihan Anda

Tips Pengelolaan Arus Kas telusuri tagihan piutang

sumber gambar: oldsite.magictorch.com

Pemasukan baru terwujud hanya bila tagihan Anda terlunasi. Piutang itu seperti harta karun yang tersembunyi, itu bukanlah harta milik Anda jika belum terbayarkan. Jadi jangan pernah kehilangan data piutang karena hanya ini senjata Anda untuk memperoleh pemasukan untuk perusahaan Anda.

Lakukan pengelompokan terhadap piutang Anda untuk menemukan piutang yang tidak terbayar . Kalau Anda tidak melakukan penelusuran, Anda akan sulit menemukan informasi ini, padahal bukan mustahil Anda menyia-nyiakan pemasukan cukup besar ketika mengabaikan masalah tagihan.

Kadang Anda perlu melakukan langkah dan perhatian khusus untuk tagihan semacam ini, seperti mungkin penagihan kedua, ketiga sampai bila perlu pendekatan personal yang kadang malah bisa menjadi “win-win solution” untuk persoalan ini.

Baca juga: 5 Sumber Pinjaman Tanpa Jaminan Dan Tanpa Kartu Kredit

Mulai mendapat gambaran bukan bagaimana seharusnya memulai sebuah pengelolaan arus kas yang sederhana untuk kelancaran laju usaha Anda?

Artikel Bisnis Pilihan

Tips Sederhana Pengelolaan Arus Kas Untuk Perusahaan Kecil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Tips Sederhana Pengelolaan Arus Kas Untuk Perusahaan Kecil