Panduan Mulai Penyusunan Pembukuan Akuntansi Keuangan

Panduan Menyusun Pembukuan Akuntansi KeuanganSebelumnya saya sudah mengulas mengenai seberapa besar peran sebuah pembukuan akuntansi keuangan dalam sebuah laju usaha. Anda dapat melihat dalam informasi bersangkutan betapa penting dan besarnya manfaat dari penyusunan pembukuan dan pelaporan keuangan bagi perusahaan dalam jangka panjang.

Kebanyakan orang cenderung enggan menyusun pembukuan dan membuat laporan keuangan terkait dengan terbatasnya pemahaman sehingga akhirnya melihat urusan ini terlalu rumit dan sulit. Untuk itulah, saya akan membantu Anda dengan memuat panduan penyusuan akuntansi keuangan sederhana  yang akan membuka wacana Anda, bagaimana sederhananya memulai pencatatan sedini mungkin.

Sedini mungkin adalah satu garis bawah penting dalam sebuah penyusunan pembukuan akuntansi keuangan. Semakin usaha berkembang dan menjadi semakin kompleks maka semakin sulit pula untuk Anda merealisasikan konsep pembukuan yang sesuai untuk usaha Anda.  Ada begitu banyak pencatatan yang perlu Anda susun dalam satu waktu dan ini tak hanya memakan waktu tetapi juga akan cukup memusingkan Anda.

Bagaimana langkah awal dalam menyusun sebuah pembukuan akuntansi keuangan?

  • Organisir setiap nota
    Kumpulkan seluruh nota transaksi dari perusahaan Anda sejak awal usaha tanpa kecuali. Lalu sortir tiap nota berdasar waktu misalkan tiap tahun, kemudian dipisahkan kembali berdasar bulan dan urutan tanggal. Pisahkan kembali nota-nota tadi berdasar kategorinya, seperti pembelian bahan baku, pembelian bahan overhead produksi, biaya pemasaran, biaya administrasi, penjualan , pembayaran dan pelunasan serta lain sebagainya sesuai dengan kriteria perusahaan.
  • Buat beberapa pembukuan dasar
    Pembukuan dasar sebenarnya terdiri dari dua buku utama, yakni buku jurnal besar yang mencatata setiap aktivitas keuangan dan buku jurnal kecil. Tetapi untuk memudahkan, ganti saja konsep ini dengan buku jurnal kecil dan buku jurnal pemasukan dan pengeluaran kas. Keduanya nanti akan membantu Anda dalam menyusun laporan dengan lebih mudah karena mempercepat proses perhitungan akumulasi. Biasanya catatan buku jurnal kecil terdiri dari catatan satuan akun biaya produksi, akun pemasaran dan administrasi, aku persediaan gudang, akun piutang, akun hutang, akun investor.
  • Pemasukan data
    Masukan data dari transaksi yang tercatat dalam nota-nota yang sudah Anda pisahkan sesuai dengan tanggal dan kategori tadi dalam setiap pencatatan sesuai dengan kategori dan tanggalnya. Pastikan tidak ada nota yang terlewat.
    Beberapa transaksi kadang perlu dicatat dalam beberapa jurnal, seperti ketika Anda mendapat pembayaran piutang dari konsumen, maka secara otomatis sifatnya mengurangi nilai nilai piutang dari konsumen tersebut dan harus diakui dalam junral piutang. Namun transaksi ini juga akan menambah pemasukan sehingga harus diakui dalam jurnal pemasukan kas. Demikian halnya dengan beberapa transaksi lain.
    Pada sisi lain terdapat transaksi yang sifatnya seperti berkesinambungan seperti transaksi keluar barang dari produksi yang diakui sebagai barang masuk gudang dan menambah persediaan. Ingat pula untuk mencatat pengakuan biaya gudang sebagai penambah nilai dari HPP.
  • Lakukan update secara rutin tiap hari
    Setelah pencatatan menyeluruh yang mencakup seluruh aktivitas keuangan perusahaan dair awal berdiri berhasil Anda rampungkan, artinya kini Anda tinggal meneruskan pembukuan keuangan ini dengan data keuangan baru yang terjadi tiap harinya. Pastikan data dalam pembukuan selalau akurat dan update sehingga dapat menjadi acuan terbaik dalam langkah usaha. Dan jangan lupa buat pelaporan periodik untuk memudahkan pelaku usaha bercermin atas laju usaha mereka.
  • Tambahkan akun penyesuaian
    Secara logika setiap biaya sebenanrya memang memotong modal. Namun pencatatannya tidak terjadi demikian. Biaya memotong kas dan sifatnya memotong kekayaan atau asset. Untuk itu selalu buat penyesuaian dan risalah biaya untuk menjadikan biaya dapat berfungsi mengurangi modal. Biaya yang sudah dirisalah akan distatuskan kembali dalam angka nol untuk memulai periode baru.
  • Tambahkan akun seiring perkembangan
    Di sinilah tingkat masalahnya bila Anda memulai penyusunan pembukuan keuangan dengan terlambat. Usaha sudah berkembang dan kompleks dan membuat urusan pencatatan emmang jadi sangat rumit. Mulai dari awal ketika usaha masih dalam skala kecil dan sederhana. Dan seiring perkembangan usaha Anda bisa menambahkan beberapa akun biaya dan pendapata sesuai kondisi usaha Anda.

Dan untuk lebih jelasnya mengenai panduan penyusunan pembukuan akuntansi keuangan di atas, saya akan membantu Anda dengan contoh pembukuan keuangan yang bisa Anda akses di sini.

sumber gambar: solyz.com

Artikel Bisnis Pilihan

Panduan Mulai Penyusunan Pembukuan Akuntansi Keuangan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Panduan Mulai Penyusunan Pembukuan Akuntansi Keuangan