4 Elemen Penting Laporan Keuangan Perseroan Terbatas

Elemen Penting Laporan Keuangan Perseroan TerbatasLaporan keuangan perseroan terbatas memang krusial, karena keberhasilan sebuah usaha dapat dilihat dari perolehan finansial yang berhasil dicatatkan di dalamnya. Pada akhir tahun atau akhir masa periode, sebuah perusahaan harus menyusun laporan keuangan sebagai bentuk pertanggung jawaban pengelolaan perusahaan terhadap pemegang saham atau pihak pemilik modal.

Apalagi bila perusahaan berada dalam format perseroan terbatas, dimana pemilik usaha bersifat majemuk dengan pengelola atau direktur perusahaan sepenuhnya berdasar tunjukan tim pemilik modal, sehingga jelas ada hukum pertanggungjawaban direktur terhadap pemegang saham atau pemilik modal.

Terkait dengan ini, maka disusunlah laporan keuangan perseroan terbatas. Sebenarnya laporan keuangan sendiri adalah salah satu bagian dari bentuk laporan pertanggung jawaban dari pihak pengelola atau direktur terhadap pihak pemilik modal.

Laporan pertanggung jawaban ini sendiri sebenarnya mencakup banyak hal seperti laporan program dan ekspansi, laporan aktivitas dan termasuk di dalamnya laporan keuangan. Laporan ini nantinya menjadi dasar evaluasi penilaian kinerja pengelolaan perusahaan oleh tim pemilik modal.

Laporan keuangan perseroan terbatas, sifatnya memang krusial, karena bagaimanapun sebuah perusahaan adalah sebuah unit komersial dimana nilai keberhasilannya mayoritas dicerminkan dari nilai perolehan finansial yang berhasil dicatatkan. Dan setiap program maupun ekspansi yang dilakukan bertujuan untuk meningkatkan profit usaha, menjaga kelestarian usaha dan memperpanjang masa ekonomi usaha.

Lalu dengan gambaran tadi, apakah saja yang seharusnya Anda cantumkan dalam laporan keuangan perseroan terbatas? Beberapa gambaran berikut ini akan memandu Anda.

4 Elemen Penting Laporan Keuangan Perseroan Terbatas

Sebenarnya laporan keuangan perseroan terbatas tak berbeda dari standar laporan keuangan berlaku umum yang selama ini dikenal. Karena sifatnya ditujukan untuk kelompok majemuk atau masyarakat maka laporan yang diterima adalah laporan keuangan baku yang terdiri dari 4 elemen penting, yakni :

  • Laporan Laba Rugi
    Laporan ini secara sederhana adalah penyajian laporan yang menunjukan nilai laba dari perusahaan yang diperoleh dari total pendapatan baik itu tunai maupun non tunai dikurangi total biaya yang berkaitan dengan produksi dan penyediaan barang baik itu biaya langsung maupun tidak langsung.
    Laporan laba rugi menampilkan informasi mengenai nilai laba dari usaha. Laba merupakan elemen penting dari keberhasilan sebuah pengelolaan usaha. Semakin baik nilai laba yang dihasilkan, maka akan semakin baik pula hasil evaluasi. Nantinya nilai laba ini juga akan menjadi penilaian kredibilitas kemampuan usaha dalam memperoleh laba dengan perhitungan rasio antara aset dengan laba.
  • Laporan Arus Kas
    Laporan ini sebenarnya gambaran general untuk aliran kas masuk dan keluar baik itu yang masuk dari penjualan maupun pendapatan di luar penjualan, juga yang keluar baik itu untuk biaya penyediaan barang dan operasi usaha dan untuk biaya di luar operasi usaha.
    Jika perhitungan laba ditujukan untuk menunjukan kinerja usaha dan penjualan, maka laporan arus kas lebih pada laporan untuk menunjukan kesehatan perusahaan. Perusahaan yang sehat ditunjukan dengan kondisi dimana setidaknya pemasukan seimbang dengan pengeluaran. Artinya perusahaan mampu membiayai setiap pengeluaran yang harus dilakukan dengan tepat waktu.
  • Laporan Neraca
    Laporan keuangan perseroan terbatas satu ini terfokus pada nilai aset yang dibandingkan dengan nilai modal dan kewajiban perusahaan. Atau lebih mudahnya adalah gambaran dari kekayaan dari perusahaan. Sebesar apa modal yang dimiliki perusahaan dan sebesar apa hutang yang dimiliki perusahaan.  Dan sejauh mana alokasi dari dana gabungan tadi ke dalam berbagai jenis aset.
    Semakin besar rasio modal dibandingkan hutang akan menjadi gambaran kekuatan keuangan perusahaan. Ini menunjukan sebagian besar aset dari perusahaan berasal dari modal internal usaha atau dari himpunan dana dari pemilik modal.
    Dari laporan neraca keuangan, beberapa rasio bisa Anda susun seperti rasio perbandingan modal dengan laba, aset dengan laba, modal dengan aset dan beberapa rasio yang menjadi pertimbangan kesehatan perusahaan.
  • Laporan Perubahan Modal
    Khusus untuk laporan ini sebenarnya tidak selamanya perlu Anda buat terpisah dari neraca, tetapi beberapa perseroan terbatas mempertimbangkan perlunya untuk menyusunnya terpisah dari neraca.
    Laporan ini menggambarkan nilai modal sekarang setelah dikurangi berbagai pengeluaran yang berkaitan terhadap struktur modal seperti pembayaran hutang dan ditambahkan dengan nilai laba.

Demikian tadi gambaran mengenai apa saja yang perlu Anda masukan dalam laporan keuangan badan usaha perseroan terbatas dan bagaimana susunan dalam laporan keuangan perseroan terbatas.

sumber gambar: freeindex.co.uk

Artikel Bisnis Pilihan

4 Elemen Penting Laporan Keuangan Perseroan Terbatas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 Elemen Penting Laporan Keuangan Perseroan Terbatas