6 Tips Dan Cara Mengatur Keuangan Usaha Kecil

Cara Mengatur Keuangan Usaha KecilCara mengatur keuangan usaha kecil salah satunya adalah dengan budgeting. Banyak pelaku usaha tak menyadari betapa penting memiliki anggaran dalam menjalankan usaha. Padahal budgeting atau anggaran merupakan salah satu aspek penting dalam rencana usaha Anda, termasuk budgeting untuk usaha kecil Anda.

Budgeting akan bekerja sebagai batasan untuk menilai kinerja dan efisiensi dari perusahaan. Di satu sisi dengan menyusun budgeting untuk usaha kecil, maka Anda akan membuat ‘pagar’ untuk membantu Anda membatasi penggunaan pengeluaran dalam koridor yang sudah Anda tentukan dan estimasi sebelumnya. Demikian pentingnya budgeting, sehingga Anda harus memperhatikan cara mengatur keuangan usaha yang sedang Anda lakoni sekarang.

Namun pada sisi lain budgeting untuk usaha kecil akan membantu Anda melihat sebaik apa pencapaian usaha Anda dengan melihat apakah pemasukan usaha sesuai dengan anggaran yang sudah Anda susun. Ketika pemasukan dibawah angka dalam anggaran jelas Anda tengah mengalami masalah yang bisa ditengarai berkaitan dengan kinerja.

Dan tentu saja dengan cara mengatur keuangan usaha kecil, Anda juga bisa memastikan setiap program dalam usaha Anda bisa berjalan sesuai rencana, terbiayai dengan baik, dijalankan dengan maksimal dan tepat waktu. Karena dengan budgeting Anda bisa melihat estimasi kebutuhan kas di periode bersangkutan berikut dengan waktu kebutuhan dananya. Dengan demikian juga bisa direncanakan berapa pemasukan yang harus Anda sediakan berikut dengan rencana waktu pemasukan.

Tetapi bagaimana cara melakukan budgeting untuk usaha kecil? Berikut ini adalah 6 tips dalam menyusun budgeting yang bisa diterapkan dengan mudah untuk usaha kecil. Dan 6 tips tersebut adalah sebagai berikut.

Baca juga: Tips Pengelolaan Akuntansi Keuangan Bagi Usaha Kecil

6 Tips Dan Cara Mengatur Keuangan Usaha Kecil

1. Mulai dengan melakukan perencanaan general
Untuk Anda yang belum pernah sama sekali melakukan perhitungan anggaran, mulailah dengan melakukan perencanaan keuangan untuk usaha Anda. Apa program dan rencana usaha Anda dalam satu periode panjang yang kemudian Anda bagi dalam beberapa periode pendek, seperti triwulanan atau justru bulanan.
Lakukan perhitungan detail, berapa kebutuhan dana yang Anda perlukan untuk bisa menjalankan program Anda sesuai rencana. Serta kapan Anda akan menjalankan program tersebut. Susun masalah kebutuhan dana ini secara teratur dalam draft yang tertata.
Setiap program bisa Anda rujuk pada momentum atau event tertentu. Misalkan program akhir tahun, program menjelang hari raya, program promosi, program pameran dan lain sebagainya. Tentu saja rencana bisnis ini harus berdasar schedule bisnis dari usaha Anda.

2. Buat perencanaan pendapatan
Cara mengatur keuangan usaha yang kedua adalah dengan membuat perencanaan pendapatan. Anda sudah tahu pasti berapa dana yang Anda butuhkan untuk memenuhi kebutuhan modal dalam menjalankan program usaha Anda. Kini saatnya melakukan perkiraan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan modal Anda.
Mulai dari bagaimana rencana bisnis Anda untuk mendatangkan pemasukan usaha. Mulai dari berapa produk yang akan Anda jual, berapa target penjualan, strategi untuk mencapai target penjualan sampai bagaimana memastikan setiap penjualan kredit Anda sudah tersusun dalam termin yang sesuai dengan jadwal kebutuhan dana Anda.

3. Buat budget secara rutin.
Ini merupakan bagian terpenting dari cara mengatur keuangan usaha, yaitu dengan membuat budgeting. Setelah Anda menyusun budget untuk periode ini, lakukan budgeting untuk usaha kecil ini secara berkesinambungan. Sesuaikan setiap budget dengan kondisi dari periode bersangkutan. Dan gunakan pula review dari budgeting untuk usaha kecil dari periode sebelumnya untuk menjadi rujukan bagi budgeting Anda periode berikutnya.

4. Perhatikan biaya Anda
Tidak setiap biaya dalam kategori yang sama akan keluar dalam jumlah yang sama dari periode satu ke periode lain. Ada banyak faktor yang bisa membuatnya berbeda satu dengan yang lain. Dan Anda bisa melakukan over estimasi atau malah under estimasi ketika Anda tidak memperhatikan masalah ini.

5. Susun budget yang fleksibel
Menyusun budget yang flesibel merupakan cara mengatur keuangan usaha yang memberi Anda sedikit kebebasan. Namun harus diperhatikan bahwa kebebasan tersebut haruslah tetap berada di dalam ‘pagar’ yang telah Anda tetapkan sebelumnya. Estimasi kebutuhan dana yang Anda sudah hitung di awal periode sifatnya memang sebagai pagar, tetapi jelas bukan untuk mengikat. Karena kerap kali Anda bisa bertemu perubahan yang membuat budget yang sudah Anda susun harus Anda adaptasi. Jadi susunlah budget dengan memberi ruang gerak bila ada beberapa penyesuaian yang perlu Anda lakukan sehingga lebih realistis.

6. Waktu juga uang
Kadang ketika Anda melakukan budgeting, Anda lupa masalah ketepatan waktu juga bisa menjadi aspek penting. Ketika pemasukan Anda terlambat, bisa jadi program Anda juga akan terlambat dijalankan karena terhambat oleh ketersediaan dana. Jadi pastikan setiap pekerjaan Anda selesaikan tepat waktu, estimasi waktu dengan tepat dan realistis.

Bisa Anda pahami kini bagaimana tips untuk melakukan budgeting untuk usaha kecil. Meski usaha Anda masih berskala kecil, tidak lantas Anda tidak membutuhkan penyusunan anggaran. Dengan menguasai cara mengatur keuangan usaha dan memulainya lebih awal, semakin baik manfaatnya untuk rencana usaha Anda.

sumber gambar: truesky.com

Artikel Bisnis Pilihan

6 Tips Dan Cara Mengatur Keuangan Usaha Kecil

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 Tips Dan Cara Mengatur Keuangan Usaha Kecil