6 Tips Keuangan Penting Untuk Anda Yang Sedang Memulai Bisnis!

Dalam satu dekade terakhir, berbagai bisnis berskala usaha kecil dan menengah (UKM) tumbuh subur di Indonesia. Hal ini dimulai dengan gebrakan pemerintah dengan membuat Kredit Usaha Rakyat (KUR). Metode tersebut memungkinkan siapa saja berpeluang membuat suatu bisnis dengan bantuan pendanaan dari pemerintah.

Stimulasi modal berupa Kredit Usaha Rakyat dari pemerintah tersebut rupanya telah berhasil menghidupkan iklim kewirausahaan di Indonesia. Selain itu kemajuan teknologi dan akses informasi juga turut memudahkan masyarakat dalam merintis sebuah usaha. Teknologi digital web 2.0 dan kehadiran sosial media memiliki peran yang cukup vital dalam dunia kewirausahaan di Indonesia.

Seiring berkembang pesatnya penggunaan sosial media di dunia, metode bisnis pun mulai bergeser. Memanfaatkan kemudahan yang ada, bisnis online berbasis sosial media mulai bermuculan dan tumbuh subur. Siapapun bisa berbisnis dimanapun. Dengan kemudahan yang ada, berbisnis melalui sosial media bisa dilakukan siapa saja. Pekerja kantoran, ibu rumah tangga, bahkan mahasiswa.

Setiap orang memiliki akses yang sama terhadap peluang usaha, tinggal bagaimana kita peka terhadap peluang tersebut. Bahkan Anda dapat memulai usaha tanpa modal hanya dengan berbekal blackberry messenger dengan sistem dropship.

Akan tetapi, kemudahan berbisnis tersebut tidak serta merta membawa keuntungan bagi semua orang. Perlu kecakapan dan pemahaman agar bisnis online ini dapat berjalan dengan baik. Bagi Anda yang baru mau memulai bisnis online, beberapa hal berikut bisa menjadi acuan dalam mengelola bisnis online.

Baca juga: Cegah Bangkrut Dengan Memahami Fungsi Neraca Keuangan

Tips Keuangan Penting Untuk Anda yang Sedang Memulai Bisnis

  1. Pisahkan Uang Sesuai Plot Kebutuhan

Tips Keuangan Penting Pisahkan Uang Sesuai Plot Kebutuhan

sumber gambar: saveupdata.com

Setiap bisnis pasti membutuhkan modal. Modal tersebut bisa berupa uang maupun barang. Namun modal utama yang biasanya paling dominan adalah uang.

Untuk memulai bisnis, penggunaan uang adalah hal penting yang harus Anda perhatikan. Jangan sampai kesalahan dalam penggunaan uang membuat bisnis yang Anda rintis kacau balau bahkan pailit. Untuk mengatasinya, hal sederhana yang bisa Anda lakukan adalah memisahkan uang sesuai dengan plot kebutuhannya.

Saat memulai bisnis, Anda tentu akan mempunyai sejumlah modal untuk menjalankannya. Modal tersebut yang akan Anda belanjakan untuk memenuhi barang-barang ataupun kebutuhan lain untuk menunjang bisnis. Dalam hal ini, Anda tidak boleh terlena. Anda harus bisa memilah dan memisahkan nominal masing-masing kebutuhan tersebut.

Memisahkan nominal keuangan sesuai dengan plot kebutuhan akan mempermudah Anda berhitung. Metode ini meminimalisir kelebihan penggunaan uang untuk suatu kebutuhan. Dengan demikian, Anda akan lebih mudah mengatur penggunan modal.

  1. Buat Target Pengeluaran Secara Akurat

Tips Keuangan Penting Buat Target Pengeluaran Secara Akurat

sumber gambar: abayups.wordpress.com

Baca juga: Tips Pengelolaan Akuntansi Keuangan Bagi Usaha Kecil

Dalam berbisnis, masalah belanja kebutuhan seringkali dianggap sepele. Pelaku bisnis membeli barang-barang engan dalih kebutuhan penunjang. Tanpa disadari, hal tersebut membuat sirkulasi pengeluaran dan pemasukan menjadi kacau. Akibatnya, perhitungn bisnis menjadi tidak akurat.

Untuk menghindari timpangnya sirkulasi pemasukan dan pengeluaran, Anda perlu membuat target pengeluaran secara akurat. Hal ini akan memudahkan Anda dalam memilih prioritas pengeluaran. Tujuan utmanya adalah agar mudah menentukan hal-hal penting yang harus diutamakan ketika Anda harus mengeluarkan modal untuk membeli sesuatu.

Akurasi target pengeluaran juga akan memudahkan pendataan inventaris dalam bisnis. Segala pengeluaran yang ditargetkan secara akurat mencegah pembelian hal-hal yang kurang penting.

  1. Catat Secara Rinci Sirkulasi Keuangan

Tips Keuangan Penting Catat Secara Rinci Sirkulasi Keuangan

sumber gambar: ilmu-investasi.com

Baca juga: Pentingnya Arus Kas Dalam Manajemen Keuangan Perusahaan

Setelah mengatur nominal penggunan uang dan mengatur target pengeluaran, langkah penting yang harus dilakukan ketika Anda berbisnis adalah mencatat secara rinci sirkulasi keuangan. Hal ini wajib dilakukan oleh semua pelaku bisnis. Sirkulasi keuangan merupakan salah satu hal paling krusial yang menentukan kelangsungan bisnis Anda .

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah pencatatan seluruh transaksi yang terjadi selama Anda menjalankan bisnis. Mengapa demikian? Hal ini untuk mengetahui apa saja yang sudah Anda lakukan selama berbisnis. Dana yang masuk maupun yang keluar harus tercatat. Anda perlu menyiapkan sebuah buku khusus untuk mencatat sirkulasi keuangan.

Pastikan semua uang yang masuk tercatat dalam catatan keuangan. Lakukan hal ini secara berkala dan terperinci. Anda perlu tahu dari mana saja asal uang yang masuk ke kas keuanganmu. Selain itu, catat secara detil pula dimana uang itu harus ditempatkan. Uang yang masuk bisa dialokasikan menjadi mdal ataupun menjadi simpanan.

Selain detil pemasukan, detil pengeluaran juga harus Anda catat. Pastikan juga Anda menyimpan semua bukti transaksi pembayaran sekecil apapun. Meski sering dianggap pelengkap, bukti transaksi pembayaran adalah hal yang penting saat penghitungan keuangan. Dengan bukti ini Anda bisa mengetahui kemana saja uang dibelanjakan dan berapa nominalnya.

Pencatatan secara rinci sirkulasi dana akan menghindarkan pergeseran margin yang berlebih antara target pengeluaran dengan belanja yang dilakukan. Dengan demikian, hal ini akan sangat memantu Anda dalam pengelolaan keuangan ketika Anda berbisnis. Terlihat sepele namun sangt penting.

  1. Buat Jadwal dan Target Pengembalian Modal

Tips Keuangan Penting Buat Jadwal dan Target Pengembalian Modal

sumber gambar: satujam.com

Baca juga: Contoh Pembukuan Keuangan Lengkap Untuk Usaha Kecil

Dalam setiap bisnis perlu adanya target. Salah satu target penting ketika Anda berbisnis adalah pengembalian modal. Anda harus memperhitungkan berapa lama modal bisnis akan kembali.

Modal merupakan salah satu pondasi awal dalam menjalankan bisnis. Modal ini adalah penopang awal ketika bisnis mulai berjalan. Kelancaran modal juga menjadi salah satu faktor penentu kelangsungan bisnis. Untuk itu, Anda perlu memikirkan juga bagaimana caranya agar modal tetap stabil bahkan cenderung bertambah.

Langkah penting yang harus dilakukan adalah membuat jadwal dan target pengembalian modal. Ketika digunakan di awal bisnis, modal akan terus berkurang bahkan mungkin habis. Jika modal benar-benar habis, tentunya Anda akan kesulitan dalam melangsungkan bisnis. Untuk itu, Anda harus membuat sebuah target dan jadwal kapan modal itu harus kembali ke nominal awal.

Jadwal yang rapi akan memudahkan Anda mengelola keuangan. Dengan begitu, akan semakin mudah melakuan penghitungan mengenai kapan modal itu akan kembali.

  1. Pisahkan Keuntungan Dari Modal

Tips Keuangan Penting Pisahkan Keuntungan Dari Modal

sumber gambar: blog.mokapos.com

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan Keluarga Dan Keuangan Usaha

Salah satu langkah penting ketika Anda berbisnis adalah memisahkan keuntungan dari modal. Hal ini untuk mengukur seberapa jauh perkembangan bisnis Anda . Keuntungan yang diperoleh dapat menjadi ukuran tercapai atau tidaknya target bisnis yang Anda buat.

Keuntungan dalam bisnis dapat dihitung berdasarkan target yang sudah dibuat. Untuk memudahkan penghitungan keuntungan, Anda perlu tahu juga jumlah modal awal dan pemasukan setelah bisnis berjalan. Biasanya selisih antara pemasukan dan modal tersebut yang akan kita sebut keuntungan.

Dalam tenggat waktu tertentu, modal awal bisnis akan kembali ke angka awal. Di masa itu, Anda harus teliti menghitung berapa kelebihan dari modal awal bisnis. Kelebihan itu harus Anda pisahkan dari modal. Tujuannya adalah agar kita tahu berapa jumlah keuntungan yang kita dapat satu waktu target. Keuntungan ini juga yang sebaiknya Anda gunakan sebagai persediaan dana agar modal awal tetap stabil dan tidak berkurang.

  1. Gunakan Sebagian Keuntungan untuk Menambah Modal

Tips Keuangan Penting Gunakan Sebagian Keuntungan untuk Menambah Modal

sumber gambar: ummi-online.com

Baca juga: Memahami Pengertian Omset, Profit Dan Margin Dalam Bisnis

Dalam mejalankan bisnis, Anda tentu tidak ingin berhenti hanya di satu titik. Akan ada saat ketika Anda ingin memajukan atau membesarkan bisnis yang sedang dijalakan. Dengan demikian, modal yang Anda perlukan juga akan lebih besar dari modal awal saat memulai bisnis.

Untuk menyiasati hal tersebut, salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah menambahkan keuntungan menjadi modal. Agar persediaan keuangan tetap aman, Anda cukup mengambil sebagian dari keuntungan yang dimiliki. Dengan cara ini, Anda bisa membesarkan modal awal namun masih mempunyai simpanan dari keuntungan yang sudah ada.

Memulai bisnis bukan tanpa kecakapan. Selain kerapian dalam mengatur jadwal, Anda juga harus teliti dalam hal keuangan. Kedisiplinan dan ketelatenan adalah kunci utama dalam menjalankan bisnis.

Artikel Bisnis Pilihan

6 Tips Keuangan Penting Untuk Anda Yang Sedang Memulai Bisnis!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

6 Tips Keuangan Penting Untuk Anda Yang Sedang Memulai Bisnis!