Cara Memulai Bisnis Wedding Organizer

Memulai Bisnis Wedding OrganizerBagaimana cara memulai bisnis wedding organizer? Usaha wedding organizer merupakan salah satu bisnis yang memiliki potensi luar biasa yang tidak pernah ada habisnya. Pernikahan adalah moment berharga yang hanya terjadi sekali seumur hidup. Setiap orang pasti berkeinginan untuk bisa menyelenggarakan sebuah pernikahan yang berkesan dan tak terlupakan. Di sinilah peran sebuah usaha wedding organizer dibutuhkan di pasaran.

Dan pada kesempatan ini saya akan mencoba mengulas mengenai bagaimana cara memulai bisnis wedding organizer. Banyak dari Anda mungkin sudah berpengalaman bersentuhan dengan pelaku usaha wedding organizer, beberapa juga sudah pasti cukup tahu bahwa bisnis ini bisa menjadi sangat menguntungkan. Tetapi kebanyakan lagi juga tidak punya bayangan sama sekali bagaimana memulai usaha wedding organizer ini.

Saya sempat mengatakan pada beberapa artikel saya yang lain mengenai potensi bisnis kreatif. Bahwa ada nilai ekonomi yang cukup menjanjikan dari sebuah kreatifitas. Nilai sebuah kreatifitas bisa menggandakan bahkan mengali tigakan pendapatan Anda dari modal awal Anda. Dan inilah pula yang akan Anda jumpai dalam potensi bisnis wedding organizer.

Dan yang menarik ketika Anda ingin memulai bisnis wedding organizer, bahwa sebenarnya Anda bisa memulainya dari modal relatif minim. Karena kebanyakan pelaku usaha ini akan menerapkan pembayaran lunas di awal atau malah pembayaran 2/3 di awal yang bisa Anda putarkan sebagai modal sebuah perhelatan.

Jadi modal utama Anda adalah modal yang akan Anda perlukan untuk berpromosi dan menunjukan eksistensi dari usaha Anda. Dan dengan beberapa langkah efektif inipun bisa Anda upayakan tetap berada dalam lingkaran kebutuhan modal yang terkendali.

Beberapa metode pemasaran yang belakangan banyak menjadi pilihan adalah dengan menjadi anggota komunitas wedding. Anda bisa menjumpai berbagai komunitas yang akan bekerja sebagai market place atau portal penawaran untuk jasa Anda, baik itu berskala lokal maupun nasional. Biasanya market place ini diasuh oleh sebuah majalah wedding atau web bertajuk wedding.

Biasanya banyak calon konsumen wedding organizer akan memilih masuk menjadi member sebuah web atau emagazine dengan wedding niche untuk  membantu mereka merencanakan pernikahan, menemukan ide-ide pernikahan yang menarik sekaligus menemukan vendor-vendor untuk perhelatan mereka.

Anda membutuhkan sebuah tim solid yang berorientasi pada 3 hal, yakni trend, kreatifitas dan kepuasan konsumen.

Ide lain yang tidak kalah menarik untuk Anda jajal dalam bisnis wedding organizer adalah dengan menjalin kerjasama dengan vendor pernikahan lain seperti vendor katering, vendor venue atau lokasi dan vendor tata rias. Berikan mereka penawaran keuntungan share keuntungan bila mereka berhasil mengarahkan konsumen mereka kepada Anda. Di sisi lain ikat mereka dengan memprioritaskan mereka ketika Anda membutuhkan kerjasama dalam proyek Anda.

Beberapa pelaku usaha wedding organizer juga menemukan bahwa aktif dalam organisasi wedding organizer setempat akan membantu Anda mendapatkan informasi pasar yang potensial, bantuan untuk terlibat dalam pameran dan bantuan dalam mendapatkan jalinan kerjasama.

Masalah lain yang kerap menjadi kendala ketika Anda mulai membangun bisnis wedding organizer ini adalah ketika Anda mulai membutuhkan tenaga kerja tambahan. Pasalnya bisnis wedding organizer meski menguntungkan tidak bisa pula dikatakan kontinyu. Sifat pendapatannya cenderung musiman mengingat pola masyarakat Indonesia yang mempercayai sekali adanya hari baik, bulan baik dan waktu yang buruk untuk pernikahan.

Itu sebabnya akan lebih baik kalau tim kerja Anda terdiri dari beberapa orang pekerja utama dengan tambahan tenaga freelancer yang sudah terpercaya. Anda bisa libatkan mahasiswa di kampus terdekat dari lokasi Anda untuk membantu pelaksanaan acara di lapangan ketika Anda butuhkan.

Cara ini akan lebih praktis sehingga Anda tidak berkewajiban memberikan gaji tetap dikala sedang sepi proyek. Namun dengan mudah pula Anda menemukan tenaga kerja di saat Anda membutuhkan banyak bantuan di lapangan. Kadang beberapa pernikahan membutuhkan detil yang cukup rumit dan memerlukan banyak tenaga tambahan.

Satu detil lain yang perlu menjadi perhatian Anda sebagai cara membangun usaha wedding organizer. Anda membutuhkan sebuah tim solid yang berorientasi pada 3 hal, yakni trend, kreatifitas dan kepuasan konsumen. Anda dan tim utama harus peka dengan trend, tetapi memiliki kreatifitas yang membuat proyek pernikahan yang Anda garap mengikuti trend dengan gayanya sendiri dan sesuai dengan keinginan, kebutuhan dan selera konsumen.

Jadi, apakah bisnis satu ini cukup menarik untuk Anda jalankan? Dengan gambaran cara membangun usaha di atas, semoga bisnis wedding organizer yang akan Anda rintis nantinya bisa berhasil untuk meniti sukses.

sumber gambar: bridestory.com

Artikel Bisnis Pilihan

Cara Memulai Bisnis Wedding Organizer

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Cara Memulai Bisnis Wedding Organizer