Misteri Bisnis Kuliner Yang Harus Anda Tahu Sebelum Membuka Usaha Rumah Makan

Misteri Bisnis KulinerBisnis kuliner merupakan salah satu bisnis yang memiliki prospek terbaik sepanjang masa. Jelas sekali karena makan merupakan kebutuhan pokok, setiap orang butuh makan. Ini sudah tidak bisa dibantah lagi! Jika ada yang bertanya, bisnis apa yang memiliki prospek bagus di masa mendatang, maka jawabnya adalah bisnis makanan.

Apalagi saat ini bisnis kuliner masuk dalam tahap third wave. Sekarang, kuliner bukan hanya persoalan mengisi perut, tapi lebih ke arah gaya hidup. Sehingga istilah wisata kuliner tumbuh subur. Salah satu kolega saya pernah menyempatkan diri terbang dari Jakarta ke Jogja dan kemudian minta antar ke Solo, hanya untuk menikmati wisata kuliner. Jadilah perut saya terisi penuh sepenuh-penuhnya. Bagaimana tidak! Seharian keliling kota Solo menikmati kuliner mulai dari makan ringan hingga makan besar. Alhamdulillah…

Meskipun bisnis kuliner merupakan bisnis yang memiliki prospek paling bagus sepanjang masa, namun tidak serta merta terjun ke dalam bisnis ini membuat Anda langsung sukses. Di Jogja saja setiap hari setidaknya muncul 100 usaha kuliner baru, dari warung angkringan, jual gorengan rumahan, hingga coffee shop dan restoran. Namun setiap hari juga tercatat 80 usaha kuliner yang gulung tikar.

Jadi meskipun memiliki prospek bagus, ternyata bisnis kuliner tidak selalu menjanjikan. Buktinya, banyak usaha kuliner bermunculan, namun banyak juga yang tumbang.

Bisnis Kuliner Memang Penuh Misteri!

Nah, agar Anda dapat mengambil keputusan dengan tepat sebelum membuka usaha rumah makan, dalam tulisan ini saya akan uraikan beberapa “misteri” dalam bisnis kuliner.

Misteri Bisnis Kuliner

  1. Lokasi

Seringkali saya mendengar orang mengatakan, lokasi merupakan faktor penting dalam usaha kuliner. Dengan menempati lokasi strategis, berarti Anda sudah melakukan 50% tugas marketing. Lokasi yang strategis menjadi salah satu gerbang sukses dalam mengarungi samudra bisnis kuliner. Menurut saya, tidak benar jika ada yang mengatakan demikian. Lokasi menempati porsi yang sama besarnya dengan faktor-faktor lain dalam berusaha.

Faktanya, banyak tujuan wisata kuliner yang lokasinya bisa dikatakan tersembunyi. Kadang harus masuk jalan kecil, kemudian belok kanan setelah perempatan kedua belok kiri, ketemu pos ronda belok kanan.

Konsep dan strategi pemasaran memegang peran lebih penting dibanding lokasi. Contoh, Kopi Klotok Pakem di Jogjakarta, lokasinya sekitar 20 Km dari pusat kota, dari jalan utama masih masuk, letaknya di pinggir sawah. Tapi karena konsepnya memang tradisional, pedesaan maka lokasi tersebut sangat cocok. Ditambah dengan strategi marketing yang bagus, maka rumah makan ini tak pernah sepi pengunjung. Anda harus siap antri panjang jika ingin makan disitu.

Atau… mungkin memang benar lokasi memegang peran penting. Tapi jika Anda tidak mengantongi lokasi yang bagus dan strategis, Anda tetap dapat mendorong kesuksesan usaha kuliner Anda dengan strategi pemasaran yang jitu.

  1. Resep Enak

“Eh, kamu pinter masak… Masakanmu enak! Kenapa tidak buka rumah makan?”

Seolah-olah dengan mengantongi resep enak, atau jago masak, Anda mengantongi tiket emas untuk sukses usaha di bidang kuliner. Tidak juga!

Karena bisnis kuliner bukan soal masak-memasak doang. Dengan terjun dalam usaha kuliner, berarti Anda terjun dalam dunia bisnis. Nah, dalam dunia bisnis ada banyak faktor yang menunjang kesuksesan, tidak melulu soal jago masak. Jika Anda jago masak, itu artinya Anda memiliki kekuatan di lini produk.

Nah, selanjutnya Anda tinggal memberi kekuatan pada lini lain, meliputi: pemasaran, human resource, accounting, dan yang pasti jiwa kewira usahaan yang pantang menyerah.

Jika tidak, bisnis Anda hanya kuat di lini produk saja, tapi Anda tidak bisa memasarkan. Tetap saja rumah makan Anda akan sepi pengunjung. Atau Anda bisa membuat produk yang bagus, suami Anda pintar di pemasaran, tapi Anda tidak pandai mengelola keuangan, maka tidak butuh waktu lama usaha Anda akan gulung tikar. Baca Cara Mengatur Keuangan Keluarga Dan Usaha Bagi Wanita Pengusaha. Dan temukan beberapa artikel keuangan yang menarik untuk dibaca di Pojok Bisnis.

  1. Konsep

Jaman sekarang rumah makan berusaha menghadirkan konsep dan suasana yang unik, berlomba-lomba menjadi yang paling bagus. Apalagi sejak jaman instagram, spot fotogenik seolah menjadi kewajiban. Satu sudut kecil ruangan pun bisa dimanfaatkan untuk memberi sentuhan fotogenik. Penyajian makanan pun harus semenarik mungkin.

Itu tidak sepenuhnya benar! (paling tidak menurut pandangan saya).

Konsep rumah makan atau bisnis kuliner harusnya dibuat menyesuaikan dengan target market. Jadi sebelum membuat konsep, pertama yang harus ada di kepala Anda adalah target market.

Kalau target marketnya orang-orang yang hanya sekedar makan untuk menghilangan rasa lapar, maka Anda tidak perlu “menghias” terlalu berlebihan. Simpan modal Anda untuk keperluan lain.

Sekali lagi, konsep memang penting, tapi target market jauh lebih penting!

  1. Klenik

Bisnis kuliner seringkali dikaitkan dengan dunia klenik. Jika ada kuliner yang ramai, maka tak jarang muncul issue klenik. Si pemilik warung menggunakan ilmu pesugihan, menggunakan pemikat, ada “pembantu” yang tidak terlihat tapi orang tertentu konon katanya bisa melihatnya.

Jangan percaya! Itu hanya klenik. Jangan lantas Anda ikut-ikutan sibuk kesana kemari cari pesugihan dan semacamnya. Jangan juga sibuk menebar gosip kompetitor yang sedang ramai menggunakan klenik.

Daripada sibuk urusan klenik, lebih baik gunakan energi Anda untuk strategi pemasaran. Ingat, ketika saya bilang pemasaran berarti pemasaran yaa… bukan penjualan semata…

Ada banyak cara yang lebih rasional dan dapat diukur yang bisa Anda lakukan, dibanding mencari pesugihan dan semacamnya.

Nah, itu tadi Sahabat Pobis kurang lebih sudah saya rangkum misteri yang harus diperhatikan sebelum terjun dalam bisnis kuliner.

Pecahkan keempat misteri tersebut, insya’allah Anda akan sukses. Sebagai penutup saya ingatkan sekali lagi, bahwa bisnis terdiri dari lini atau bagian-bagian; produk, pemasaran, penjualan, sumber daya manusia, keuangan, taktik, strategi… Pastikan setiap detail dari bagian-bagian tersebut tidak ada yang Anda lewatkan.

Artikel Bisnis Pilihan

Previous articlePeluang Usaha Mie Ayam Lengkap Dengan Analisa Usaha
Pernah berprofesi sebagai pewarta foto, penulis freelance, bekerja di bidang pertanian, dan terakhir di bagian pajak sebuah perusahaan pertambangan. Sekarang fokus di dunia kewirausahaan. Dan PojokBisnis ini merupakan wadah berbagi dan belajar segala hal mengenai bisnis dan kewirausahaan. Dengan harapan dapat turut mengembangkan iklim dan menumbuhkan lebih banyak wirausahawan mandiri di Indonesia. Siapa tahu ada diantara kolega Anda yang membutuhkan artikel ini, Anda dapat share melalui tombol social media yang sudah disediakan.

Misteri Bisnis Kuliner Yang Harus Anda Tahu Sebelum Membuka Usaha Rumah Makan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Misteri Bisnis Kuliner Yang Harus Anda Tahu Sebelum Membuka Usaha Rumah Makan