Jangkrik: Usaha Yang Menjanjikan Dengan Modal Kecil

Usaha Yang Menjanjikan Dengan Modal Kecil Budidaya JangkrikSiapa tidak kenal jangkrik, serangga malam yang terkenal dengan suara berisiknya yang khas itu biasa kita kenal sebagai penghuni semak di kawasan perkebunan dan lahan luas pada musim kemarau. Siapa sangka dari serangga kecil yang banyak diabaikan orang macam jangkrik tersimpan potensi besar sebagai usaha yang menjanjikan dengan modal kecil.

Siapa pula yang menyangka hewan serangga kecil ini bisa menjadi satu komoditas dengan harga menjulang dipasaran. Malah dari usaha ternak jangkrik seseorang bisa menghasilkan keuntungan hingga puluhan juta.

Apa yang menyebabkan harga pasaran dari jangkrik hidup di pasar bisa demikian tinggi? Sekalipun dibandrol dengan harga jual tinggi, permintaan dari jangkrik hidup juga relatif tinggi di pasaran. Rupanya jangkrik hidup menjadi incaran para pecinta burung dan bisnis ikan hias. Menurut para pakar burung dan ikan hias jangkrik merupakan jenis serangga kaya protein. Kadar protein yang tinggi ini penting untuk memenuhi kebutuhan ikan dan burung.

Dipercaya ikan akan menghasilkan warna kulit lebih cerah setelah rutin mengkonsumsi jangkrik, sedang burung akan menghasilkan suara yang lebih nyaring dan bulat berkat asupan jangkrik. Selain itu burung dan ikan hias cenderung lebih tahan penyakit setelah rutin mengkonsumsi jangkrik hidup.

Jadi jangan kaget kalau permintaan jangkrik hidup di pasaran terus meningkat. Seiring dengan peningkatan permintaa jangkrik dari waktu ke waktu. Saat ini harga perkilo jangkrik hidup mencapai 50 ribu hingga 80 ribu perkilonya. Yang artinya bila dalam satu bulan Anda bisa menjual setidaknya 20 kilo maka dalam satu bulan Anda bisa menghasilkan setidaknya 1juta bahkan lebih.

Tetapi bagaimana bisa menghasilkan jangkrik hidup sebanyak itu? Dengan menjalankan usaha yang menjanjikan dengan modal kecil  budidaya jangkrik. Jangan Anda kira disini Anda harus memulai sebuah peternakan besar yang memakan lahan dan biaya pembangunan peternakan.

Cukup dengan membangun tiga kolam pada sisi pojok halaman rumah Anda yang memiliki pencahayaan terbatas. Ukuran kolam juga cenderung kecil, cukup berukuran sekitar  1M3 untuk masing-masing kolam. Alasi kolam dengan dedaunan dan pasir halus. Dedaunan menjadi perindang sedang pasir membantu menjaga kelembaban kolam.

Masukan kurang lebih 80 ekor indukan jangkrik pada kolam pertama dan biarkan mereka saling membuahi hingga bertelur secara alami. Dedaunan tadi juga berfungsi sebagai sarang bagi jangkrik untuk saling membuahi dan menyimpan telur.

Selalu awasi dedaunan tadi untuk menemukan telur-telur baru. Pindahkan telur ke dalam kolam berikutnya yang juga sudah dialasi dengan pasir halus. Ingat untuk rutin menyemprotkan air dengan spray halus untuk menjaga kelembabannya. Tunggu saja proses penetasan berjalan alami sampai larva jangkrik mulai tampak seperti serangga sempurna berukuran kecil.

Pindahkan jangkrik kecil ini pada kolam ketiga..hingga menetas dan siap Anda biakan.  Biasanya telur jangkrik membutuhkan waktu 15 hari untuk menetas. Dan membutuhkan waktu sekitar 20 hari untuk siap Anda panen. Maksimalkan pertumbuhan jangkrik dengan pakan berupa dedak bercampur dengan dedaunan.

Bagian terumit dari usaha yang menjanjikan dengan modal kecil  ini adalah pentinya memindahkan jangkrik dari satu periode ke periode berikutnya. Pasalnya jangkrik kadang menyerang telurnya sendiri di kala muda. Selebihnya jangkrik cenderung berkembang biak dan tumbuh secara alami. Dari iga kolam  dengan biaya sekitar 300 ribu dan indukan 80 ekor, Anda bisa menghasilkan sekitar 20 kilo jangkrik dewasa untuk Anda panen setiap bulannya.

Dan kini semakin banyak saja pelaku usaha yang menjanjikan dengan modal kecil  yang mulai menggeluti bisnis ini. Berawal dari skala kecil rumahan dengan modal kecil, akhirnya berkembang hingga memiliki puluhan bahkan 100 kolam.

Sebagaimana kisah sukses pengusaha jangkrik,  Daniel Mahendra asal Kalimantan Timur yang mulai terjun pada usaha budidaya jangkrik pada tahun 2009. Berawal  dari 14 kolam dengan mengambil alih usaha budidaya  jangkrik milik seorang teman yang gagal dengan nilai 9 juta.

Dalam waktu 5 tahun, bisnis sampingan kecil-kecilan  milik Daniel berkembang pesat menjadi usaha budidaya jangkrik skala besar. Kini Daniel sudah memiliki 100 buah kolam pada sebuah lahan luas dengan hasil 100 kilo per hari. Itu berarti Daniel sudah membukukan omset ratusan juta perbulan.

Untuk mendapatkan pasar, Daniel memulai bisnis pemasoknya sejak 1 tahun pertama bisnis jangkriknya berjalan. Melihat permintaan di pasar terus berkembang sementara ssemakin sulit pula mendapatkan suplai mencukupi, Daniel baru mengembangkan usaha budidayanya menjadi demikian besar seperti sekarang.  Jelas sebuah usaha yang menjanjikan dengan modal kecil penuh inspirasi kan?

sumber gambar: stikjangkrik.com

Artikel Bisnis Pilihan

Jangkrik: Usaha Yang Menjanjikan Dengan Modal Kecil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Jangkrik: Usaha Yang Menjanjikan Dengan Modal Kecil