Home » Pemasaran » Jurus Jitu Untuk Menang Dalam Persaingan Harga

Jurus Jitu Untuk Menang Dalam Persaingan Harga

Menang Dalam Persaingan HargaDi negara tercinta Indonesia ini, harga masih menjadi hal yang sangat sensitif bagi konsumen. Selisih harga sedikit saja konsumen bisa lari berhamburan ke kompetitor. Terjadilah persaingan harga, saling banting harga, makin hari harga makin murah, margin pun makin turun. Dalam perang harga yang diuntungkan adalah konsumen. Sahabat PoBis pernah terjebak dalam perang harga? Babak belur? Hehehe…

Anda akan menjadi pemenang sejati dalam perang harga jika Anda tetap diburu konsumen, meskipun menjual dengan harga tinggi. Bagaimana caranya? Anda harus bisa menakhlukan keberatan soal harga. Sehingga konsumen mau membeli dan tidak keberatan dengan harga yang ditawarkan.

Penyebab Keberatan Soal Harga

Sebelum lebih jauh, pertama kita harus melihat terlebih dahulu penyebab dari keberatan soal harga tersebut. Penyebab keberatan soal harga, muncul dari alasan berikut ini:

  1. Produk/Layanan Terlalu Mahal
    Jika calon konsumen bisa membeli produk/layanan sama persis dengan harga yang lebih rendah, maka Anda dalam masalah. Artinya harga yang Anda tawarkan terlalu mahal.
  2. Calon Pembeli Tidak Mampu /Tidak Ingin Membeli
    Kadang kala produk yang Anda tawarkan sudah bagus, dengan harga yang bagus juga, tapi calon konsumen tidak memiliki uang untuk membelinya. Atau ada juga yang memang tidak berniat membelinya.

Jika yang pertama terjadi, maka Anda harus memberi nilai tambah pada produk Anda. Ingat dasar hukum bisnis ini:

Jika Anda memberikan kualitas tertinggi dan layanan terbaik, maka Anda harus memungut biaya untuk kedua hal tersebut.

Dari ketiga faktor Harga, Kualitas, dan Layanan, konsumen hanya boleh mengambil dua saja. Sahabat PoBis pernah beli barang yang dibeli atas dasar pertimbangan harga lebih murah, namun kemudian menyesalinya, karena kualitas kurang bagus, atau jika tidak layanan purna jualnya payah?

Sebagai pebisnis, dalam menghadapi persaingan harga Sahabat PoBis harus kembali merujuk pada dasar hukum bisnis yang saya kutip di atas. Jika produk Anda sama persis harga dan kualitasnya dengan kompetitor, maka untuk menang dalam kompetisi Anda harus memberikan pelayanan yang baik, misalkan dengan memberikan garansi.

Jika harga dan layanan sama persis dengan kompetitor, maka Anda harus dapat memberikan kualitas yang lebih baik dibanding kompetitor. Namun jika Anda tidak bisa mengungguli kualitas dan layanan kompetitor, maka Anda harus memberi harga lebih murah dari kompetitor.

Untuk dapat menang dalam persaingan harga, Anda harus dapat unggul dalam kualitas dan layanan. Jika tidak bisa unggul dalam kulaitas dan layanan, jangan harap bisa menang dalam persaingan harga.

Selanjutnya kita bahas poin kedua dari penyebab keberatan soal harga: Calon Pembeli Tidak Mampu /Tidak Ingin Membeli. Jika itu yang terjadi, artinya Anda telah salah sasaran. Ingat, sebelum bisnis dimulai Anda sudah menentukan target market dan strategi harga. Fokuslah pada target market Anda.

Tips Mengatasi Keberatan Harga Dalam Persaingan Harga

Berikut ini tips mengatasi kendala harga:

  1. Pusatkanlah pada perbedaan harga, bukan pada harganya
    Harga Anda tinggi dibandingkan dengan apa? Harga milik orang lain? Pusatkan pada perbedaannya. Anda mungkin 10% lebih mahal, tapi jika dari 10% tersebut konsumen mendapatkan 30% manfaat yang lebih besar, itu artinya Anda telah memberikan dan menunjukkan nilai tambah.
  2. Buatlah harga kelihatan lebih kecil
    Jika produk tersebut merupakan sesuatu yang oleh pembeli akan digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama, susutkanlah biaya daur hidup produk tersebut. Pecahlah harga turun ke harga per hari, per minggu, atau per bulan, pilih mana yang cocok.
  3. Buatlah pembelian tersebut sebagai investasi, bukan pengeluaran
    Tunjukkan manfaat jangka panjang produk Anda, itu merupakan investasi bagi konsumen. Ilustrasinya: Produk A harga Rp 100, masa pakai dua tahun. Produk B Rp 110, masa pakai tiga tahun. Produk B meskipun harganya lebih tinggi, menjadi lebih murah karena faktor “investasi”.

Ingatlah, perundingan win-win solution memerlukan sejumlah pemberian dan penerimaan tertentu, bukan sekedar memberi dan memberi. Rumusan mendasar dari perundingan harga: Janganlah menurunkan harga Anda tanpa mendapatkan sesuatu sebagai imbalannya.

Sikapi perang harga dengan bijak. Jangan menjelekkan kompetitor secara membabi buta. Jika harus melakukan perbandingan, bandingkanlah dengan obyektif. Semoga Sahabat PoBis dapat keluar sebagai pemenang dalam persaingan harga.

sumber gambar: moneystoop.com

Baca Juga:

About Heri Kusdianto

Pernah berprofesi sebagai pewarta foto, penulis freelance, bekerja di bidang pertanian, dan terakhir di bagian pajak sebuah perusahaan pertambangan.
Sekarang fokus di dunia kewirausahaan. Dan PojokBisnis ini merupakan wadah berbagi dan belajar segala hal mengenai bisnis dan kewirausahaan. Dengan harapan dapat turut mengembangkan iklim dan menumbuhkan lebih banyak wirausahawan mandiri di Indonesia.

Siapa tahu ada diantara kolega Anda yang membutuhkan artikel ini, Anda dapat share melalui tombol social media yang sudah disediakan.

Check Also

Strategi Promosi Pemasaran

Strategi Promosi Pemasaran Yang Terbukti Jitu

Strategi promosi dan pemasaran merupakan bagian penting dalam sebuah bisnis. Karena promosi ini bukan hanya …

Tuliskan Komentar Anda Untuk Jurus Jitu Untuk Menang Dalam Persaingan Harga

Demikian artikel Jurus Jitu Untuk Menang Dalam Persaingan Harga