Home » Peluang Usaha » Peluang Usaha Catering Rumahan Lengkap Dengan Analisa Usahanya

Peluang Usaha Catering Rumahan Lengkap Dengan Analisa Usahanya

usaha cateringBagaimana memulai usaha catering rumahan? Tulisan ini akan mengulas mengenai prospek peluang usaha katering, bagaimana cara memulainya, strategi pemasaran dan promosi, hingga analisa usaha catering rumahan. Anda juga dapat belajar kunci sukses bisnis makanan dari ahlinya.

Sekarang ini banyak orang yang ingin membuat acara atau kegiatan secara praktis, tanpa ribet. Termasuk dalam hal penyajian makanan dan hidangan. Untuk hal tersebut memesan makanan menjadi pilihan tepat dengan pertimbangan waktu dan tenaga. Meskipun mungkin jatuhnya akan sedikit lebih mahal jika dibanding dengan memasak sendiri. Namun nilai praktis dan efisiensi yang didapat jauh lebih memberi nilai bagi mereka.

Karena itulah usaha catering menjadi sebuah peluang usaha yang menguntungkan dan sangat layak untuk dibidik. Sebagaimana bisnis makanan lainnya, pelaku usaha katering ini juga didominasi oleh kaum perempuan. Para ibu dapat memulainya sebagai usaha rumahan dan mengerjakannya sebagai usaha sampingan yang hasil keuntungannya (lumayan) dapat menambah uang belanja.

Namun dalam perkembangannya usaha rumahan tersebut tidak tertutup kemungkinan berkembang menjadi besar seiring dengan perkembangan usaha. Asal dijalani dengan tekun dan dikelola dengan baik, usaha catering rumahan lambat laun akan menjadi usaha yang sudah tidak bisa dipandang sebelah mata sebagai usaha sampingan lagi. Lantas bagaimana cara memulainya? Berikut ini cara memulai usaha catering rumahan.

Cara Memulai Usaha Catering Rumahan

A. Tentukan Jenis Usaha Catering

Bagi para ibu rumah tangga yang ingin terjun dalam usaha katering, sebaiknya mempelajari terlebih dahulu beberapa ragam dan jenis bisnis catering, seperti:

  1. Catering rumahan. Merupakan usaha katering yang melayani pesanan hingga 100 orang. Meliputi rantangan untuk rumah tangga, anak kos, karyawan, pesanan prasmanan untuk arisan, pengajian atau acara lain, pesanan nasi boks, dan pesanan nasi tumpeng.
  2. Catering makanan anak. Merupakan usaha katering yang melayani pesanan makan pagi/siang untuk anak sekolah. Biasanya disajikan dalam rantang atau tempat makan khusus anak-anak. Selain itu ada juga yang mengambil spesialisasi catering makanan sehat dan catering makanan bayi.
  3. Catering hajatan dan acara khusus. Merupakan usaha catering yang melayani pesanan untuk acara pernikahan, sunatan, dan perayaan lainnya. Umumnya menggunakan sistem prasmanan, namun kadang juga ditambahi dengan pesanan nasi boks dan tumpeng.
  4. Catering kantoran. Merupakan usaha katering yang melayani pesanan kantor. Mulai dari rantangan untuk karyawan, dan juga nasi boks atau prasmanan untuk acara tertentu yang diselenggarakan kantor.

B. Persiapan Produk dan Penetapan Harga

Untuk menentukan harga jual prduk catering, Anda perlu melakukan riset harga pasaran dan membadingkannya dengan strategi harga Anda. Jika masih bingung bagaiaman cara menentukan harga, silakan baca artikel berjudul Cara Menentukan Harga Jual. Jika harga Anda terlalu mahal, mungkin ada sistem produksi yang kurang tepat atau tidak efektif. Bisa juga karena bahan baku yang mahal, sehingga Anda harus mencari supplier bahan baku untuk usaha catering yang murah agar harga jual Anda dapat lebih kompetitif dalam menghadapi persaingan.

Dalam usaha katering, Anda tidak hanya dituntut untuk memiliki ketrampilan memasak. Memenuhi kebutuhan rasa konsumen adalah hal pertama yang tak bisa ditawar. Namun disamping itu Anda juga harus memahami karakteristik bisnis makanan, agar dapat menjalankan usaha dengan lebih baik.

C. Modal Dan Perlengkapan

Setelah menentukan produk dan menetapkan harga, langkah berikutnya dalam memulai usaha catering rumahan adalah mempersiapkan modal. Adapun modal usaha catering meliputi:

  1. Perlengkapan Memasak. Untuk memasak 100 porsi, Anda dapat melakukannya dengan menggunakan peralatan memasak yang sudah ada. Jangan buru-buru menanamkan modal hanya untuk membeli peralatan baru. Dengan demikian Anda dapat lebih menghemat anggaran modal.
  2. Ruangan/Dapur. Dapur harus ditata sedemikian rupa sehingga dapat mempermudah Anda dan kru untuk bekerja/memasak. Jika dapur Anda yang sekarang cukup memadai gunakan dapur itu dulu.
  3. Rak Penyimpan. Aneka bumbu dapur harus disimpan dengan rapi, jika perlu beri label pada masing-masing tempat bumbu agar memmpermudah proses memasak. Demikian juga dengan peralatan memasak, harus disimpan dengan rapi, agar mudah ditemukan. Susun berdasarkan yang paling sering digunakan.
  4. Keuangan. Usaha rumahan mungkin akan sedikit sulit untuk mendapatkan pinjaman modal. Jadi sebagai langkah awal gunakan uang tabungan atau pinjam pada keluarga atau teman. Modal yang diperlukan juga tidak terlalu besar, asal cukup untuk berbelanja bahan kebutuhan makanan yang besarnya sekitar Rp 500ribu hingga Rp 2 juta. Tergantung pada banyaknya pesanan yang dikerjakan. Cobalah untuk mengejakan dalam skala kecil terlebih dahulu.

D. Promosi dan Pemasaran

Langkah selanjutnya dalam memulai usaha catering rumahan adalah mempersiapkan strategi pemasaran dan promosi. Pemasaran merupakan salah satu hal yang sangat penting dan tidak dapat diabaikan dalam menjalankan usaha katering.

Betapa pun kecilnya usaha katering yang Anda rintis, apabila ingin berhasil, maka Anda harus mempersiapkan strategi pemasaran dan promosi. Berikut ini contoh strategi pemasaran sederhana yang dapat Anda jadikan acuan dalam menyusun marketing plan usaha catering Anda.

  1. Produk. Hal ini menyangkut segala hal yang berkaitan dengan makanan yang disajikan. Mutu dan komposisi menu kamakan menjadi kekuatan utama Anda. Perhatikan kombinasi menu makanan, cita rasa, bahan, warna, dan tekstur masakan/olahan. Selain lezat, makanan juga harus memiliki tampilan yang menarik.
  2. Harga. Strategi menentukan harga merupakan kunci lain keberhasilan usaha katering rumahan. Harga yang bersaing tidak harus berarti murah. Sesuaikan dengan pangsa pasar yang hendak Anda bidik. Kelas menengah kebawah biasanya cenderung sensitif terhadap harga. Sedangkan kelas atas, lebih mementingkan kualitas, gunakan bahan bermutu tinggi, harga lebih mahal sedikit tidak jadi masalah. Jika Anda belum yakin dengan ukuran kocek calon pelanggan, sebaiknya tidak memasang harga jauh diatas harga kompetitor yang satu level. Kecuali jika Anda memberikan kompensasi lain kepada pelanggan, berupa garansi atau layanan tambahan lainnya.
  3. Komunikasi. Akses komunikasi merupakan hal penting yang sering terlewatkan. Kemudahan komunikasi bukan berarti jarak yang dekat, atau lokasi strategis di tengah kota. Namun kemudahan komunikasi berupa kemudahan calon konsumen dalam menghubungi perusahaan catering Anda. Buka beberapa channel komunikasi, dan pastikan semua channel tersebut aktif dan mudah untuk dihubungi.
  4. Promosi. Promosi langsung dapat dilakukan dengan beriklan di media massa setempat, memasang papan nama, spanduk, menyebar selebaran, dan jangan lupa untuk memanfaatkan internet martketing. Anda harus mengoptimalkan pemanfaatan internet untuk bisnis makanan. Miliki website dan perkuat dengan memanfaatkan jejaring sosial.

Analisa Usaha Catering Rumahan

Modal Awal

Dengan memanfaatkan dapur dan peralatan memasak yang sudah ada, maka usaha ini bisa dikatakan sebagai usaha tanpa modal.

Biaya Operasional

Bahan Makanan @Rp 100.000,- x 30 hari Rp 3.000.000
Gas 3 kg @Rp 18.000 x 10 tabung Rp 180.000
Gaji karyawan

Transportasi

Listrik dan Air

Promosi

Lain-lain

Rp

Rp

Rp

Rp

Rp

1.500.000

300.000

500.000

500.000

500.000

JUMLAH Rp 6.480.000

Omset/Pendapatan

Asumsi per hari terjual 30 boks dengan harga Rp 15.000,- (harga termurah), maka pendapatan perhari = Rp 15.000 x 30 boks = Rp 450.000,-

Pendapatan perbulan:
Rp 450.000 x 30 hari = Rp 13.500.000,-

Keuntungan/Laba Bersih

= pendapatan – biaya operasional
= Rp 13.500.000 – Rp 6.480.000
= Rp 7.020.000,-

Perhitungan analisa dan modal usaha catering rumahan tersebut adalah asumsi yang bertujuan untuk memberi gambaran bagi Anda yang ingin terjun dalam bisnis catering rumahan. Dalam pelaksanaan angka tersebut dapat berbeda tergantung pada daerah dan omset yang Anda dapatkan.

Semoga ulasan mengenai peluang usaha catering rumahan ini dapat bermanfaat bagi Anda. Salam sukses!!!

sumber gambar usaha catering: westgatedestinations.com

Baca Juga:

About Heri Kusdianto

Pernah berprofesi sebagai pewarta foto, penulis freelance, bekerja di bidang pertanian, dan terakhir di bagian pajak sebuah perusahaan pertambangan. Sekarang fokus di dunia kewirausahaan. Dan PojokBisnis ini merupakan wadah berbagi dan belajar segala hal mengenai bisnis dan kewirausahaan. Dengan harapan dapat turut mengembangkan iklim dan menumbuhkan lebih banyak wirausahawan mandiri di Indonesia. Siapa tahu ada diantara kolega Anda yang membutuhkan artikel ini, Anda dapat share melalui tombol social media yang sudah disediakan.

Check Also

Usaha Fotocopy Dan ATK

Peluang Usaha Fotocopy Dan ATK Lengkap Dengan Analisa Usahanya

Usaha fotocopy dan ATK (Alat Tulis Kantor) merupakan peluang usaha yang cocok untuk dijalankan di …

Tuliskan Komentar Anda Untuk Peluang Usaha Catering Rumahan Lengkap Dengan Analisa Usahanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Demikian artikel Peluang Usaha Catering Rumahan Lengkap Dengan Analisa Usahanya