Home » Entrepreneurship » Tips Usaha Kecil Menengah Pudding Cup Aneka Rasa

Tips Usaha Kecil Menengah Pudding Cup Aneka Rasa

Usaha Kecil Menengah Pudding Cup Aneka RasaUsaha Kecil Menengah (UKM) merupakan jenis usaha dengan modal kecil, dan karena biasanya bergerak di sektor riil, UKM lebih tahan terhadap krisis. Sahabat PoBis tertarik untuk memulai sebuah usaha kecil yang menguntungkan? Kenapa tidak mulai dari ide-ide skala domestic yang sebenarnya mudah dikerjakan. Jangan kira meski terlihat mudah dikerjakan, tetapi bila dibuat dengan cara yang tepat dan cermat, justru bisa memberi Anda nilai ekonomis yang menggiurkan. Cara bisnis kecil kecilan terkadang justru mendatangkan keuntungan yang tak terduga-duga.

Salah satunya adalah sebuah ide usaha kreatif yang dijalankan oleh seorang ibu muda bernama Syifa. Ibu muda berusia 35 tahun ini kini memilih tinggal di rumah dan total mengabdikan diri sebagai ibu rumah tangga. Tetapi faktanya, ibu muda ini kerap merasa bosan berdiam di rumah sampai akhirnya tercetus sebuah ide usaha kecil menengah yang berawal dari ketertarikannya membuat beragam makanan camilan. Salah satu yang paling gemar beliau buat adalah pudding cup.

Memiliki 2 orang anak yang berusia anak-anak membuatnya kerap sekali membuat aneka pudding. Bahkan Syifa juga kerap mengkreasikan pudding buatannya dengan aneka topping, rasa dan cream sebagai vlanya.

Berawal dari sekedar coba-coba, Syifa membuat beberapa cup pudding aneka rasa dan menjajakannya ke anak-anak kecil tetangga rumahnya Kebetulan Syifa tinggal di dalam sebuah perumahan yang kebanyakan ditinggali oleh pasangan muda dengan anak-anak yang sebaya dengan anak-anak Syifa. Ini memudahkannya untuk mendapatkan banyak konsumen.

Karena melihat tanggapan yang baik dan menemukan banyak ide serupa kini bermunculan di internet seiring dengan menjamurnya bisnis makanan online. Maka dengan sedikit nekad, Syifa mulai membuka brand pudding cup buatannya. Sejauh ini memang kebanyakan pesanan masih datang dari rekan sekolah anak-anak Syifa, tetangga dan kadang kerabat dan kenalan-kenalan. Syifa baru-baru saja membuka sebuah instagram untuk merambah pasar online, tetapi karena masih baru belum sepenuhnya mendatangkan hasil.

Meski belum berkembang besar, Syifa merasa perkembangan usaha pudding buatannya termasuk tumbuh dengan cepat. Dalam tempo 4 bulan saja, Syifa dengan 2 orang karyawannya harus menyediakan setidaknya 100 buah pudding cup tiap harinya. Semua disimpan dalam sebuah wadah peti es untuk menjaganya tetap tahan lama.

Syifa biasanya menjual satu cup pudding dengan harga antara Rp 3000 sampai Rp 10.000 tergantung tingkat kesulitan pembuatan, varian rasa dan bentuk topping. Dan saat ini dalam satu bulan Syifa bisa menghasilkan omset tak kurang dari 20 juta dengan perkiraan margin sekitar 20% sampai 30 %.

Lalu pada kesempatan ini Syifa sempat berbagi tipsnya dalam memulai usaha Pudding cup. Berikut ini kami bagikan tips dari Syifa untuk Anda.

  1. Buat banyak varian rasa
    Pasar pudding sangat luas, karena hidangan ringan ini disukai segala usia. Jadi buat dalam beragam pilihan dengan segmen pasar berbeda. Mulai dari pudding warna-warni dengan cup lucu sampai pudding dengan aneka buah segar, pudding rasa teh hijau yang lebih disuai wanita dewasa sampai pudding dengan topping mewah untuk pesta. Jangan takut berinovasi dengan rasa dan tampilan untuk menampilkan produk yang lebih segar dan menggugah selera.
  2. Tentukan teknik pemasaran
    Anda bisa meniru cara klasik Syifa dalam menjajakan pudding buatannya dengan fokus penawaran ke lingkungan terdekat. Cara ini efektif untuk merka yang memulai usaha kecil menengah tahap awal. Tetapi bertahap kembangkan usaha kecil menengah ini dengan merambah pasar lebih luas. Syifa sendiri bekerja sama dengan sebuah usaha catering wedding jadi kadang menerima pesanan pudding cup untuk pernikahan dan perhelatan macam gathering. Saat ini Syifa juga menjadi kerjasama dengan sebuah pastry yang tak jauh dari rumahnya untuk menitipkan pudding cup buatannya. Selain Syifa mulai merambah pasar online tentu saja.
  3. Siapkan sistem produksi
    Hati-hati dengan pemasaran Anda, karena kadang bisa menjadi boomerang untuk Anda. Selalu pastikan rencana pemasaran Anda selaras dengan kapasitas usaha Anda. Dan siapkan perencanaan ketika mendadak dapat pesanan diluar kapasitas. Jadi selalu pertimbangkan berapa banyak produksi yang bisa Anda buat, berapa tenaga kerja yang Anda butuhkan, sampai berapa besar modal yang perlu Anda siapkan. Kadang di tahap awal Anda tidak membutuhkan banyak modal karena bisa jadi Anda hany perlu memanfatkan yang sudah tersedia dalam rumah Anda. Tetapi seiring perkembangan usaha pertimbangkan untuk membeli alat dan ruang kerja baru yang sesuai dengan perkembanga kebutuhan kapasitas usaha.

Apakah Anda tertarik untuk menjajal usaha kecil menengah yang dirintis oleh Syifa ini? Siapa sangka dengan modal kecil usaha Syifa bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga kecilnya.

sumber gambar: pikub.com

Baca Juga:

About Heri Kusdianto

Pernah berprofesi sebagai pewarta foto, penulis freelance, bekerja di bidang pertanian, dan terakhir di bagian pajak sebuah perusahaan pertambangan.
Sekarang fokus di dunia kewirausahaan. Dan PojokBisnis ini merupakan wadah berbagi dan belajar segala hal mengenai bisnis dan kewirausahaan. Dengan harapan dapat turut mengembangkan iklim dan menumbuhkan lebih banyak wirausahawan mandiri di Indonesia.

Siapa tahu ada diantara kolega Anda yang membutuhkan artikel ini, Anda dapat share melalui tombol social media yang sudah disediakan.

Check Also

cara memulai usaha dengan modal kecil

5 Tips Untuk Sempurnakan Cara Memulai Usaha dengan Modal Kecil

Berkali-kali kami mengulas mengenai bagaimana cara memulai usaha dengan modal kecil. Memang kami sangat berharap …

Tuliskan Komentar Anda Untuk Tips Usaha Kecil Menengah Pudding Cup Aneka Rasa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Demikian artikel Tips Usaha Kecil Menengah Pudding Cup Aneka Rasa