Home » Entrepreneurship » Panduan Praktis Bagaimana Cara Memulai Usaha Baru (Bag.1)

Panduan Praktis Bagaimana Cara Memulai Usaha Baru (Bag.1)

Bagaimana Cara Memulai Usaha BaruBanyak yang bertanya pada saya, bagaimana cara memulai usaha? Barangkali diantara Sahabat PoBis juga banyak yang bertanya-tanya demikian. Memulai usaha itu tidaklah sulit.

Ini dia cara praktis memulai usaha:

  1. Menentukan/Memilih Jenis Usaha
  2. Membuat Bisnis Plan
  3. Eksekusi

Cara Memilih Jenis Usaha

Kebingungan bagaimana cara memulai bisnis, biasanya disebabkan karena bingung dalam memilih jenis usaha. Karena banyaknya pilihan. Bisnis apa ya yang paling prospek… Apa ya bisnis yang menguntungkan, bisnis yang menjanjikan… Akhirnya tidak kunjung memulai langkah berikutnya, karena terjebak dalam kebingungan memilih bisnis yang prospek.

Saya kasih tahu ya, semua bisnis itu memiliki prospek yang bagus. Tinggal bagaimana kita menjalani dan menekuni. FOKUS! Bisnis kue basah jika ditekuni bisa juga menghasilkan omset Rp 350 juta. Jika mudah tergoda peluang usaha baru, bisnis Anda tidak akan pernah besar, karena Anda akan selalu memulai usaha baru setiap saat.

Dasar dari semua bisnis adalah, Memenuhi Kebutuhan.

Dengan demikian bisnis Anda haruslah mampu memenuhi kebutuhan. Anda bisa menemukan satu mesin baru yang hebat, namun jika mesin itu tidak mampu memenuhi kebutuhan yang nyata, maka tidak akan ada seorang pun yang membelinya, dan bisnis Anda akan mengalami kegagalan. Bahkan Thomas Edison sekalipun mengetahui fakta ini dan mengatakan “Apapun yang tidak bisa dijual, tidak akan saya ciptakan.”

Lantas, darimana mendapat ide bisnis?

Biasanya pengusaha mendapat ide bisnis dari:

  • Pengalaman kerja sebelumnya,
  • Pendidikan dan pelatihan,
  • Hobi, bakat, atau minat pribadi lainnya,
  • Mengenali kebutuhan atau peluang pasar yang belum terjawab.

Tidak sedikit kita jumpai seseorang yang keluar dari pekerjaannya kemudian mendirikan usaha serupa/sejenis dengan tempat kerja sebelumnya. Atau jika Anda tidak ingin mendirikan usaha yang sama dengan usaha tempat kerja sebelumnya Anda dapat mengikuti pendidikan dan pelatihan usaha dan bisnis yang banyak diadakan di kota Anda. Sekarang banyak sekali pelatihan bisnis, mulai dari pelatihan bisnis jamur tiram, bisnis tour and travel, bisnis property, hingga pelatihan bisnis online. Anda dapat mengikuti salah satu pelatihan tersebut dan mendapatkan ide bisnis dari sana.

Paling menyenangkan adalah apabila Anda menekuni bisnis yang sesuai dengan hobi, minat atau bakat Anda. Anda akan sangat menikmatinya, mengerjakan segala sesuatu dengan menyenangkan dan tidak merasa keberatan. Ibarat kata sambil bersenang-senang dapat uang.

Jika Anda merasa susah untuk dapat membeli pulsa di daerah Anda tinggal, itu artinya ada peluang untuk bisnis pulsa di daerah tersebut. Sebagai pebisnis Anda harus dapat mengenali kebutuhan atau peluang pasar yang belum terjawab.

Tiga Faktor Yang Merupakan Cara Memulai Usaha

Bisnis yang sukses paling tidak menggabungkan salah satu dari unsur-unsur berikut:

  1. Sesuatu yang baru atau dikembangkan
    Jika Anda memiliki sesuatu yang baru yang belum ada di pasaran, maka bisnis Anda akan sukses. Namun jika tidak memiliki sesuatu yang baru, salah satu cara memulai usaha adalah dengan mengembangkan dari yang sudah ada. Ini yang oleh banyak orang sering disebut ATM (Amati, Tiru, Modifikasi). Amati bisnis/produk orang lain, kemudian tiru dengan melakukan modifikasi, sehingga bisnis Anda menjadi sesuatu yang baru, yang berbeda dengan bisnis orang lain tersebut.
  2. Pasar yang kurang dilayani, atau pasar baru
    Satu pasar dimana lebih banyak permintaan daripada yang bisa dipenuhi oleh pesaing, bisa jadi lokasi yang tidak terlayani. Jika pesaing sudah menguasai daerah A, maka Anda harus mencari lokasi lain yang tak kalah prospek yang belum terlayani oleh pesaing. Namun ini tidak melulu soal lokasi, bisa jadi merupakan demografi tertentu. Temukan ceruk market yang belum terlayani, maka bisnis Anda akan menemukan kesuksesan.
  3. Sistem atau saluran distribusi baru
    Teknologi baru, khususnya internet telah memungkinkan pelaku usaha untuk menjangkau konsumen secara lebih efisien. Ini telah membuka banyak peluang usaha baru untuk menyediakan barang/jasa dengan harga yang lebih murah, kepada wilayah geografis yang lebih luas, atau dengan pilihan yang lebih banyak. Peluang bisnis online masih akan terus berkembang pesat, untuk itu tidak akan pernah terlambat bagi Anda untuk memulai bisnis online.

Ketiga faktor tersebut merupakan cara memulai usaha yang sukses. Bisnis Anda harus menggabungkan paling tidak dua faktor tersebut. Sesuatu yang baru yang memiliki diferensiasi atau yang berbeda dengan produk kompetitor, berada di lokasi yang strategis atau memiliki ceruk market yang tepat, dan menggunakan sistem distribusi yang baru.

Setelah memilih jenis usaha yang hendak ditekuni, langkah selanjutnya adalah membuat bisnis plan. Apa itu bisnis plan, dan bagaimana membuat bisnis plan akan saya ulas di artikel berikutnya. Kalau saya tidak sempat bikin tautan menuju tulisan tersebut, silakan manfaatkan fasilitas search yang ada di web ini.

sumber gambar: robkingbusiness.com

Baca Juga:

About Heri Kusdianto

Pernah berprofesi sebagai pewarta foto, penulis freelance, bekerja di bidang pertanian, dan terakhir di bagian pajak sebuah perusahaan pertambangan.
Sekarang fokus di dunia kewirausahaan. Dan PojokBisnis ini merupakan wadah berbagi dan belajar segala hal mengenai bisnis dan kewirausahaan. Dengan harapan dapat turut mengembangkan iklim dan menumbuhkan lebih banyak wirausahawan mandiri di Indonesia.

Siapa tahu ada diantara kolega Anda yang membutuhkan artikel ini, Anda dapat share melalui tombol social media yang sudah disediakan.

Check Also

cara memulai usaha dengan modal kecil

5 Tips Untuk Sempurnakan Cara Memulai Usaha dengan Modal Kecil

Berkali-kali kami mengulas mengenai bagaimana cara memulai usaha dengan modal kecil. Memang kami sangat berharap …

Tuliskan Komentar Anda Untuk Panduan Praktis Bagaimana Cara Memulai Usaha Baru (Bag.1)

Demikian artikel Panduan Praktis Bagaimana Cara Memulai Usaha Baru (Bag.1)